( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0

Budi Daya Jeruk Siam Bagi Pemula Agar Cepat Berbuah

Thursday, January 24th 2019.

Pusat-Distributor-Grosir-Eceran-Jual-Bibit-Tanaman-Buah-Jeruk-Siam-Murah-online-di-kota-kabupaten.1Hampir semua orang menyukai jeruk, dari tua muda, sampai anak-anak. Selain rasanya yang menyegarkan, harga jeruk cukup murah sehingga paling banyak dijadikan pilihan konsumsi buah harian bersama pisang atau pepaya. Di Indonesia, kita mengenal banyak sekali jenis jeruk, yang lokal maupun impor. Beberapa kalangan mengatakan bahwa jeruk impor rasanya lebih enak dan kualitasnya lebih baik. Tetapi, nyatanya buah jeruk lokal masih paling digemari. Salah satunya yang paling banyak dikonsumsi oleh pasar lokal adalah jeruk siam.

Jeruk siam atau populer juga dengan sebutan jeruk keprok (Citrus sp.) termasuk jenis jeruk manis. Ada dua macam yang dibudidayakan secara luas di Indonesia, yaitu Citrus nobilis var. microcarpa yang kulit buahnya berwarna hijau kekuningan dan Citrus reticulata Blanco (common mandarin) yang kulit buahnya berwarna kuning-jingga. Disebut jeruk siam karena asal mula jeruk ini berasal dari Siam (Thailand). Di negara asalnya, jeruk ini disebut Som Kin Wan.

Di Indonesia, jeruk siam pertama kali dibudidayakan di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat pada tahun 1936. Beberapa sentra budi daya jeruk siam yang masih berkembang sekarang, antara lain, Pontianak (Kalimantan Barat), Garut, Jatibarang, Palembang, dan Riau. Tiap-tiap daerah memiliki karakteristik tanah dan lingkungan yang berbeda sehingga jeruk siam yang dihasilkan pun tidak sepenuhnya serupa, masing-masing memiliki keunikan dan ciri khas, sekalipun secara garis besar sama.

Ingin membudidayakan pohon jeruk siam sendiri di kebun atau di rumah? Caranya tidak sulit, Anda juga dapat menanam jeruk siam di dalam pot. Berikut langkah-langkah penanaman dan perawatan jeruk siam agar cepat berbuah.

Karakteristik dan morfologi jeruk siam

Pusat-Distributor-Grosir-Eceran-Jual-Bibit-Tanaman-Buah-Jeruk-Siam-Murah-online-di-kota-kabupaten.13Pohon jeruk siam termasuk tanaman berkayu keras. Batangnya tumbuh tegak, berbentuk bulat atau setengah bulat. Tajuknya perdu dan sangat rindang, cenderung tumbuh rendah dan melebar. Tinggi pohon jeruk siam yang diliarkan bisa mencapai 8 m. Adapun jeruk siam yang dibudidayakan, terutama untuk tujuan komersial, tingginya rata-rata hanya 2,5 m sampai 3 m. Untuk tanaman jeruk siam yang merupakan hasil okulasi, tingginya ditentukan oleh batang bawahnya.

Jika batang bawahnya berasal dari jeruk jenis Japanese citroen, rata-rata tingginya 272,5 cm, lingkar batang 16,8 cm, dan lebar tajuk 197,5 cm. Sedangkan jika batang bawahnya berasal dari jenis Rough lemon, tingginya rata-rata 267,5 cm, lingkar batang 31,9 cm, dan lebar tajuk 217,5 cm. Tekstur batang sedang, warnanya coklat, bercabang banyak. Jeruk siam dari jenis C. nobilis memiliki duri-duri kecil pada cabangnya, sementara yang dari jenis C. reticulata umumnya tidak berduri. Bentuk percabangan cenderung melengkung ke atas.

Perakaran jeruk siam meliputi akar tunggang dan serabut. Akar tunggangnya panjang, sementara akar serabutnya bercabang pendek dan kecil. Jika tanah tempatnya tumbuh subur dan gembur, akar dapat tumbuh hingga mencapai 4 m. Akar cabang mendatar dapat mencapai 6 – 7 m tergantung pada banyaknya unsur hara dalam tanah. Daun jeruk siam berbentuk bulat telur (oval/jorong/elips/lanset) memanjang. Panjangnya antara 4 – 8 cm, lebarnya 1,5 – 5 cm. Merupakan daun tunggal (unifoliate). Bagian ujungnya meruncing, sementara bagian pangkalnya tumpul.

Permukaan daun bagian atas berwarna hijau mengilat dan bagian bawahnya hijau muda. Urat daun menyebar sekitar 0,1 cm dari tepi daun. Tepi daunnya bergerigi. Batang dan daun dihubungkan oleh tangkai daun sepanjang ±1,3 cm. Tangkai daun bersayap sangat sempit/kecil, sekitar 0,8 x 0,2 cm saja, sehingga dapat dikatakan tidak bersayap. Bunganya berwarna putih bersih, berukuran kecil. Merupakan bunga lengkap yang terdiri atas ovarium (bakal buah), kepala putik, kepala sari, mahkota, dan tangkai putik.

Bentuknya majemuk, berkelopak 4 – 5 helai, ada yang menyatu dan ada yang tidak. Mahkotanya kebanyakan berjumlah 4 – 5 dan berdaun lepas. Tonjolan dasar bunga beringgit atau berlekuk di dalam benang sari. Sangat disukai serangga karena mengandung nektar. Kedudukan bunga berada di ujung batang, muncul dari ketiak daun atau pucuk ranting yang masih muda. Pada saat musim bunga, bunga akan muncul beberapa hari setelah pucuk daun tumbuh. Biasanya musim bunga terjadi pada bulan September – November.

Buah jeruk siam berukuran sedang. Untuk jenis C. nobilis rata-rata bobotnya 75,6 gr/buah, sedangkan jenis C. reticulata mencapai 130 – 250 gr/buah. Ukuran idealnya 5,5 x 5,9 cm. Bentuk buah bulat atau bulat pipih, ujung buahnya bundar dan berpusar. Bagian atas kadang berkerah atau berlekuk, sementara dasar buahnya (bagian bawah) cenderung datar atau berleher pendek, kadang berkonde. Panjang tangkai buah ±3 cm, diameternya 2,6 mm.

Kulit buah tipis mengilat, permukaan halus berpori, kadang berminyak, warna kuning atau hijau kekuningan, menempel lekat pada daging. Biasanya kulit mudah dilepaskan/dikupas, ketebalan kulit antara 2 – 3,9 mm, namun kadang cukup rekat sehingga sulit dikupas. Daging buah tebal, teksturnya lunak dan berserat halus, banyak kandungan air, rasanya manis-asam segar, warnanya kuning. Juring buah terdiri atas 10 – 14 bagian, mudah dilepas, axis ada yang rapat. Aroma buahnya tidak terlalu tajam (sedang).

Tiap buah jeruk siam memiliki 20 buah biji berukuran kecil, bentuknya ovoid dengan warna putih kekuningan. Bersifat poliembrioni, kotiledonnya berwarna hijau. Tiap pohon rata-rata dapat menghasilkan 7,3 kg buah. Tanaman ini berumur cukup panjang, yaitu hingga 8 tahun.

Baca Juga :

Syarat tumbuh

Pusat-Distributor-Grosir-Eceran-Jual-Bibit-Tanaman-Buah-Jeruk-Siam-Murah-online-di-kota-kabupaten.3Jeruk siam termasuk tanaman yang mudah beradaptasi, dapat tumbuh di manapun selama tanahnya gembur dan subur, serta drainase yang baik. Sebab, meskipun memerlukan cukup banyak air, akar tanaman ini tidak boleh tergenang. Pertumbuhannya akan optimal pada ketinggian 1 – 700 mdpl, suhu antara 25 – 35oC, dan curah hujan 1000 – 2500 mm/tahun. Kategori tanah yang disukai adalah tanah humus atau kompos, dari jenis tanah latosol atau andosol. Dapat pula ditanam di tanah aluvial ataupun podsolik dengan perlakuan teknologi budi daya yang khusus.

Kebutuhan akan sinar matahari sangat banyak, langsung, penuh, sepanjang hari atau paling tidak selama 5 jam sehari. Kelembapan tanah yang dikehendaki minimal 80%. Derajat keasaman (pH) 5,5 – 6,5. Tegalan atau tanah dengan kemiringan maksimal 30o dapat menjadi tempat tumbuh yang baik. Begitu pula lahan pasang surut ataupun lahan kering. Syaratnya adalah perlakuan teknologi budi daya yang baik.

Pembibitan

Pusat-Distributor-Grosir-Eceran-Jual-Bibit-Tanaman-Buah-Jeruk-Siam-Murah-online-di-kota-kabupaten.4Seperti halnya tanaman-tanaman buah yang berbiji lainnya, jeruk siam dapat diperbanyak melalui biji (generatif). Perbanyakan dengan biji memiliki beberapa keuntungan, yaitu perakaran yang lebih kuat sehingga tanaman lebih kokoh, bibit dapat diperoleh dalam jumlah banyak sekaligus, dan biayanya murah. Akan tetapi, kelemahan cara ini adalah tanaman baru belum tentu memiliki sifat yang sama dengan induknya dan pertumbuhannya lebih lambat sehingga masa berbuah pun lebih lambat.

Metode perbanyakan dengan biji memerlukan teknologi kultur jaringan untuk mendapatkan bibit yang lebih baik. Teknologi kultur jaringan merupakan suatu proses menumbuhkan dan memperbanyak sel, jaringan, organ, atau protoplas pada kondisi steril. Salah satu contoh penerapan teknologi kultur jaringan yang dapat dilakukan terhadap jeruk siam adalah metode in vitro, yaitu dengan merendam biji di dalam larutan ZPT golongan auksin sebanyak 2 ml/liter air dan polyethylene glycol (PEG) 6000 sebanyak 5%.

Tujuannya untuk mendapatkan bibit yang tahan hama dan penyakit, tahan terhadap cekaman kekeringan, dan dapat tumbuh seragam dalam waktu yang lebih singkat. Sayangnya, metode ini sangat mahal. Teknik-teknik vegetatif, seperti cangkok atau stek dan sambung atau okulasi, merupakan teknik perbanyakan yang lebih murah dan lebih menguntungkan dari segi waktu. Bibit jeruk siam yang diperbanyak dengan teknik ini sudah dapat berbuah dalam 1 – 2 tahun dan mencapai masa produktif yang sesungguhnya mulai umur 2 – 3 tahun.

Kelemahan teknik cangkok adalah akar tanaman kurang kuat sehingga tanaman kurang kokoh. Untuk mendapatkan tanaman yang berakar kuat, cepat berbuah, dan memiliki sifat identik dengan induknya, bibit yang diperoleh dari perbanyakan sambung atau okulasi merupakan cara yang paling tepat. Pilihan calon batang bawah untuk teknik sambung atau okulasi sangat penting. Cara lain yang lebih praktis adalah dengan membeli bibit, apalagi jika Anda menghendaki menanam jeruk siam hanya sebagai hobi atau koleksi di rumah.

Pastikan Anda membeli bibit di tempat penjualan yang terpercaya. Bibit yang baik berciri sehat, batangnya lurus dan kokoh, daunnya tampak segar dan rindang, bebas dari hama dan penyakit, perakarannya banyak. Bibit yang siap tanam berumur minimal 5 bulan atau tingginya mencapai 60 cm.

Pengolahan lahan dan persiapan media tanam

Pusat-Distributor-Grosir-Eceran-Jual-Bibit-Tanaman-Buah-Jeruk-Siam-Murah-online-di-kota-kabupaten.5Sebelum memasuki penanaman, terlebih dahulu lahan harus dipersiapkan. Bersihkan lahan dari tanaman yang sudah mati, gulma atau tanaman pengganggu lainnya, dan sampah. Gemburkan tanah sedalam ±30 cm, dengan bajak jika Anda menanam di kebun yang cukup luas dengan tujuan komersial atau dengan cangkul jika Anda menanam di pekarangan rumah. Campur dengan pupuk kandang, kemudian ratakan. Buat gundukan tanah berukuran 1 x 1 x 1 m, lalu gali lubang tanam dengan diameter 50 cm, dalamnya lubang sama dengan diameter lubang.

Diamkan selama beberapa hari agar mendapatkan sinar matahari. Paparan sinar matahari pada lubang tanam dapat mematikan mikroorganisme yang merugikan. Jika pH tanah belum sesuai, tambahkan kapur dolomit untuk meningkatkan pH atau belerang untuk menurunkan pH. Ketika menanam jeruk siam di kebun komersial, perhatikan jarak tanam antara 4 x 4 m sampai 5 x 5 m tergantung pada luas lahan. Pengaturan jarak tanam penting mengingat kelak tajuk tanaman lebar dan rindang, tanpa pengaturan kebun akan sangat lembap dan kurang cahaya.

Apabila Anda memilih pot sebagai tempat penanaman, pilih pot berdiameter minimal 50 cm. Tujuannya agar tanaman tidak perlu sering diganti potnya. Pastikan pot yang Anda pilih memiliki lubang drainase. Jika tidak, Anda dapat menambahkan lubang di dasar pot menggunakan bor. Siapkan media tanam berupa tanah gembur, tingkat keasaman antara 5,5 – 6,5. Campurkan dengan pupuk kandang dan sekam. Perbandingan ketiga bahan tersebut 1 : 1 : 1. Dapat juga menggunakan tanah formulasi khusus pot yang banyak dijual di toko-toko tanaman.

Penanaman

Pusat-Distributor-Grosir-Eceran-Jual-Bibit-Tanaman-Buah-Jeruk-Siam-Murah-online-di-kota-kabupaten.6Setelah beberapa hari, lahan tanam sudah siap ditanami. Langkah selanjutnya adalah menanam bibit di dalam lubang tanam atau pot yang telah disediakan. Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan karena bibit atau tanaman muda membutuhkan lebih banyak air. Buka polybag bibit dengan hati-hati, jangan sampai akar maupun media semainya rusak. Masukkan ke dalam lubang tanam, posisikan tepat di tengah lubang dan tegak lurus. Timbun kembali dengan tanah galian, padatkan sedikit agar bibit tidak roboh. Sirami secukupnya.

Tambahkan mulsa organik dari daun kelapa atau jerami untuk melindungi tanah dari penguapan yang berlebihan dan juga menghindarkan dari adanya gulma dan hama. Untuk penanaman dalam pot, caranya sebagai berikut. Pertama, masukkan pecahan genting atau batu bata ke dasar pot hingga setinggi ±5 cm. Isi pot dengan media tanam hingga 1/3 volume pot. Masukkan bibit yang sudah dilepaskan dari polybag tepat di tengah pot dalam posisi tegak lurus.

Tambahkan sisa media tanam hingga pot hampir penuh, sisakan hanya sekitar 3 cm di bawah bibir pot. Sirami agar tanah sedikit memadat, pastikan kelebihan air dapat mengalir keluar dari bawah pot.

Baca Juga :

Penyiraman

Pusat-Distributor-Grosir-Eceran-Jual-Bibit-Tanaman-Buah-Jeruk-Siam-Murah-online-di-kota-kabupaten.7Usai penanaman, bibit tentunya harus dirawat dan dipelihara agar dapat tumbuh dengan baik. Air merupakan salah satu faktor penting untuk pertumbuhan, pembentukan buah, fotosintesis, dan lain-lain. Air melarutkan unsur hara dan membawanya ke seluruh bagian tanaman dan aktivitas kehidupan sel-sel dalam semua jaringan tanaman. Sirami 2 kali sehari (untuk penanaman di tanah), 3 hari sekali (untuk penanaman dalam pot), atau minimal 1 kali seminggu, tergantung cuaca dan kondisi tanah.

Gunakan gembor atau embrat untuk penyiraman yang lebih efektif dan tidak mengikis tanah. Pastikan drainase berjalan dengan baik sehingga air siraman ataupun air hujan tidak menggenang di sekitar akar.

Pemupukan

Pusat-Distributor-Grosir-Eceran-Jual-Bibit-Tanaman-Buah-Jeruk-Siam-Murah-online-di-kota-kabupaten.14Unsur-unsur hara dalam tanah dapat hilang karena terbawa air. Ketidakseimbangan unsur-unsur hara sangat memengaruhi perkembangan dan pertumbuhan tanaman. Kurang tersedianya kadar fosfor (P) dalam tanah menyebabkan buah tidak berair dan rasanya hambar. Penyebabnya adalah pH tanah yang rendah yang berpengaruh pada ketersediaan unsur makro, terutama fosfor, karena terikat kation asam berupa aluminium dan besi sehingga mengendap.

Kurangnya kadar kalium (K) menyebabkan aroma buah kurang kuat dan rasanya asam. Kurangnya kadar kalium berkaitan dengan tingginya kandungan kalsium (Ca) dalam tanah, terutama berpengaruh pada tanaman jeruk. Kedua senyawa ini bersifat antagonis. Hilangnya unsur-unsur hara tersebut dapat diatasi dengan pemupukan. Pupuk tambahan dapat diberikan sejak tanaman berumur satu bulan dan diulang setiap 30 hari (sebulan sekali) dengan kombinasi yang berbeda pada setiap periode umur.

Kombinasi pupuk meliputi perangsang buah, pupuk kimia, dan pupuk organik. Usahakan memperbanyak pupuk organik dalam kombinasi ini agar pertumbuhan lebih bagus dan alami. Pupuk organik cukup diberikan satu tahun tiga kali atau minimal 2 kali setahun dan maksimal 4 kali setahun. Pupuk kimia begitu diserap oleh tanaman dapat memengaruhi warna hijau daunnya yang menjadi pudar. Oleh karena itu, penggunaan pupuk kimia haruslah dengan perhitungan yang bijaksana.

Jeruk siam yang ditanam di kebun dapat diberi tambahan pupuk kandang sebanyak 25 kg per pohon dan atau NPK 200 gr per pohon. Kombinasi pupuk kimia yang dapat memberi pengaruh baik terhadap jumlah dan bobot buah adalah 540 gr P2O5 dan 720 gr K2O. Sebagai upaya peningkatan produksi, dapat ditambahkan ZPT (zat perangsang tumbuh) yang mengandung bahan aktif triakontamol (golongan auksin).

ZPT berfungsi merangsang pertumbuhan akar agar lebih banyak, mendorong pertumbuhan, mengaktifkan penyerapan unsur hara, meningkatkan keluarnya kuncup dan buah, memperbaiki kualitas panen (meningkatkan hasil/produksi, mutu, warna, dan kandungan vitamin), serta menciptakan daya tahan terhadap serangan hama. Jeruk siam yang ditanam di dalam pot juga memerlukan pemupukan, terutama karena seringkali tanah ikut mengalir keluar dari dalam pot sebagai akibat dari proses penyiraman.

Akan tetapi, kadar pupuk yang diperlukan tentu tidak sebanyak jika ditanam di tanah. Pemupukan untuk jeruk siam yang ditanam dalam pot dapat menggunakan kombinasi NPK (4 bulan sekali) dan pupuk kandang (kambing) yang terfermentasi (satu bulan sekali) atau kombinasi NPK dan urea masing-masing 25 gr satu bulan sekali.

Penyiangan dan penyulaman

Pusat-Distributor-Grosir-Eceran-Jual-Bibit-Tanaman-Buah-Jeruk-Siam-Murah-online-di-kota-kabupaten.8Sekalipun tampaknya sepele, penyiangan dan penyulaman merupakan salah satu langkah perawatan dan pemeliharaan tanaman yang sangat penting. Penyiangan sangat penting sebagai upaya pencegahan datangnya hama dan penyakit. Banyaknya gulma atau tanaman pengganggu lainnya di sekitar tanaman dapat menjadi inang atau tempat berkembangbiaknya hama dan penyakit yang berbahaya bagi tanaman. Penyiangan sebaiknya dilakukan secara rutin, setidaknya 3 – 4 bulan sekali, atau bersamaan dengan pemupukan.

Penyulaman tidak hanya dilakukan untuk mencegah datangnya hama dan penyakit, melainkan juga merupakan salah satu cara penanggulangan atau pemberantasan. Buang tanaman yang sakit atau terserang hama atau mengalami pertumbuhan yang tidak normal. Ganti dengan bibit baru yang seumur dengan tanaman yang dibuang agar kelak panen dapat terjadi serentak (pada penanaman untuk tujuan komersial). Untuk penanaman di rumah (pekarangan atau pot), ganti sama sekali dengan bibit yang baru.

Khusus untuk penanaman dalam pot, sebaiknya penyulaman diikuti dengan pergantian media tanam yang baru untuk menghindari masih adanya bibit-bibit hama dan penyakit di dalam media tanam.

Pemangkasan

Pusat-Distributor-Grosir-Eceran-Jual-Bibit-Tanaman-Buah-Jeruk-Siam-Murah-online-di-kota-kabupaten.9Waktu muncul tunas berbeda pada setiap pohon. Kemunculan tunas sangat dipengaruhi ketersediaan air dan cahaya matahari. Bulan Januari hingga Mei merupakan puncak tertinggi curah hujan, sekaligus juga masa terjadinya pencahayaan matahari maksimal. Pada masa ini, tunas-tunas baru bermunculan secara serempak dan lebat. Melakukan pemangkasan pada masa ini dapat mematahkan fase dormansi (masa istirahat tumbuh) tunas-tunas ketiak daun dan tunas-tunas pada bagian ujung tanaman sehingga mempercepat kemunculan tunas baru.

Tanaman jeruk yang dibudidayakan dengan tujuan komersial diharapkan tumbuh tidak terlalu tinggi untuk memudahkan perawatan dan pemanenan. Hal yang sama juga berlaku pada penanaman di pekarangan rumah dan di dalam pot. Anda tentu tidak ingin tanaman jeruk siam Anda menjadi terlalu besar sehingga mendominasi pekarangan Anda. Selain merusak pemandangan, pencahayaan rumah menjadi kurang dan kelembapan meningkat. Tanaman dalam pot yang terlalu besar juga berisiko merusak pot tempat tumbuhnya.

Pertambahan tinggi tanaman disebabkan oleh pertumbuhan ujung tanaman, sementara pertumbuhan lateral (cabang-cabang yang mengarah ke samping) menghasilkan pertambahan lebar tajuk. Membiarkan tanaman tanpa pemangkasan akan membuatnya mudah tumbuh tinggi. Lakukan pemangkasan pagar dan pemangkasan terbuka agar tanaman tidak cenderung bertambah tinggi, melainkan melebar ke samping.

Pemangkasan yang baik dan teratur menyebabkan penetrasi sinar matahari ke tajuk tanaman relatif merata. Apabila sinar matahari cukup, hormon tunas muda terangsang untuk melakukan proses generatif sehingga buah menjadi lebih banyak. Fotosintesis lebih efektif, pendistribusian hasil fotosintesis lebih cepat dan lancar. Kekurangan cahaya tampak pada daun yang tumbuh lebih lebar, tetapi tipis. Pemangkasan juga berpengaruh nyata terhadap ukuran diameter cabang primer di lahan kering.

Tindakan pemangkasan meliputi pemangkasan ranting untuk membentuk tajuk dan pemangkasan pemeliharaan  Pemangkasan juga merupakan salah satu cara meningkatkan kualitas buah. Vitamin C merupakan hasil sintesis alami atau disintesis alami pada tumbuhan. Banyaknya kandungan vitamin C pada buah tergantung pada banyaknya gula (CH2O) yang terbentuk melalui proses fotosintesis. Jumlah fotosintat (hasil fotosintesis) yang dihasilkan sangat tergantung pada banyaknya sinar matahari yang sampai ke permukaan daun saat stomata terbuka.

Pemangkasan yang baik dan teratur mendorong pertumbuhan vegetatif dan generatif lebih seimbang sehingga kandungan vitamin C yang terbentuk dalam buah lebih tinggi. Cara pemangkasan untuk meningkatkan kualitas buah adalah dengan memangkas bagian pucuk cabang yang merupakan pesaing dalam mendapatkan makanan. Selain itu, pemangkasan tanaman secara serentak kadang kala juga diperlukan agar ketersediaan makanan menjadi lebih singkat sehingga dapat menghambat perkembangan hama.

Pemberantasan hama dan penyakit

Pusat-Distributor-Grosir-Eceran-Jual-Bibit-Tanaman-Buah-Jeruk-Siam-Murah-online-di-kota-kabupaten.10Hama yang seringkali dapat ditemukan menyerang tanaman jeruk siam adalah aphids dan mealybugs (keluarga kutu-kutuan). Dari golongan aphids, contohnya, Aphis gossypii. Adapun dari keluarga kutu-kutuan, antara lain, Toxoptera sp. (kutu daun), Aonidiella aurantii (kutu sisik merah), Lepidosaphes beckii (kutu sisik ungu), Myzus persicae (kutu daun persik), Aleurocanthus woglumi (lalat jeruk), Bemisia tabaci (kutu kebul), Planococcus citri (kutu dompolan), dan Diaphorina citri (kutu loncat).

Di antara berbagai jenis hama yang menyerang jeruk siam, aphids dan kutu daun merupakan hama terpenting karena paling banyak menyerang dan paling banyak menimbulkan kerusakan. Kedua jenis hama ini menyerang pucuk daun, tangkai, dan batang muda. Tanaman paling rentan menghadapi serangan hama ini ketika masih dalam pembibitan. Peningkatan populasi hama ini juga sangat cepat. Suhu antara 29 – 30oC serta kelembapan udara 68 – 73% menjadi faktor penunjang ledakan populasi kedua jenis hama ini.

Baca Juga :

Kutu sisik menyerang tanaman pada usia yang lebih dewasa, yaitu setelah berumur 3 – 4 bulan. Pada masa ini, kandungan nutrisi tanaman lebih banyak. Hama ini juga menimbulkan kerusakan yang signifikan karena menyerang seluruh bagian tanaman, termasuk daun, ranting, dan buah. Kutu ini menyerang dengan cara mengisap nutrisi tanaman melalui bagian-bagian tanaman yang diserangnya. Faktor-faktor yang memengaruhi populasi hama serangga secara umum meliputi faktor abiotik dan biotik.

Faktor abiotik terdiri atas faktor suhu, kelembapan, cahaya matahari, dan angin. Faktor biotik terdiri atas faktor vegetasi, ada tidaknya musuh alami, dan ketersediaan makanan atau nutrisi. Perkembangan hama dapat dihambat dengan peningkatan kompetisi antarserangga hama dalam memperoleh makanan, ruang gerak, dan tempat berlindung. Serangga dapat hidup pada rentang suhu minimal 15oC, optimal pada suhu 25oC, dan maksimal 45oC. Suhu memengaruhi fisiologi, kelimpahan, dan distribusi serangga.

Kelembapan udara berpengaruh terhadap kadar air serangga dan siklus hidupnya, mengatur aktivitas, dan persebaran. Dengan memahami faktor-faktor ini, dapat dipahami bahwapengendalian hama efektif jika menyeluruh dalam sebuah sistem pengendalian hama terpadu. Prinsip dasar sistem ini adalah pemantauan ekosistem, yaitu melakukan pengamatan terhadap kelimpahan hama serangga. Langkah awal adalah dengan pengaturan jarak tanam yang tidak terlalu rapat untuk mengurangi risiko kelembapan dan kurangnya sinar matahari di sekitar tanaman.

Penyiangan, pemangkasan, dan penyulaman juga menjadi bagian dari upaya pencegahan serangan hama. Penggunaan pestisida hendaknya sangat dibatasi, terutama untuk pestisida kimia. Berbagai jenis kutu sangat efektif diberantas dengan pestisida berbahan aktif profenofos. Akan tetapi, bahan kimia ini berisiko merusak keseimbangan ekosistem, membunuh musuh-musuh alami hama, dan bersifat racun. Pemberian profenofos secara rutin 2 minggu sekali dapat meningkatkan resustensi dan resistensi hama terhadap pestisida ini.

Pestisida alami, seperti ekstrak daun mimba atau sejenisnya, lebih disarankan karena lebih ramah lingkungan. Polikultur dapat meningkatkan keragaman habitat dan ekosistem di sekitar tanaman. Penanaman banyak jenis tanaman dalam satu kebun dapat meningkatkan keragaman hama yang satu sama lain dapat bersifat sebagai musuh alami terhadap yang lain. Dengan meningkatkan kompetisi dan jaring makanan di sekitar tanaman jeruk siam, dampak berupa kerusakan tanaman dapat dikurangi.

Adapun penyakit yang terpenting pada jeruk siam, antara lain, diplodia dan CVPD. Diplodia atau blendok disebabkan oleh jamur Diplodia natalensis. Penyakit ini menyerang batang atau cabang tanaman jeruk dengan gejala kulit pada ketiak cabang mengeluarkan gom yang menarik perhatian kumbang. Warna kayu menjadi keabu-abuan, kulitnya mengering, dan mengelupas. Penyebaran penyakit ini melalui luka yang ada pada tanaman.

CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) adalah penyakit kerusakan pembuluh floem tanaman jeruk yang disebabkan oleh bakteri Liberobacter asiaticum. Bakteri ini disebarkan oleh kutu loncat (Diaphorina citri) sebagai vektor. Gejalanya, antara lain, daun menjadi kecil-kecil dan berbentuk lancip, buah kecil-kecil dan rasanya asam, biji busuk, dan pangkal buah berwarna jingga. Untuk mengatasi penyakit ini, Anda harus mengatasi serangan kutu loncat terlebih dahulu.

Menghindari kelembapan tinggi, penggunaan fungisida dan insektisida secara bijaksana, serta pengaplikasian bubur california pada bagian-bagian tanaman yang mengalami luka adalah beberapa cara mengatasi penyakit jeruk siam. Bubur california adalah larutan yang dibuat dari campuran gamping atau kapur, belerang, CuSO4, dan air. Cabut dan bakar tanaman yang mendapat serangan berat, pangkas bagian-bagian tanaman yang diserang, serta menjaga sanitasi lingkungan merupakan langkah-langkah mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut.

Panen buah jeruk siam

Pusat-Distributor-Grosir-Eceran-Jual-Bibit-Tanaman-Buah-Jeruk-Siam-Murah-online-di-kota-kabupaten.11Jeruk siam yang diperbanyak dengan cara cangkok/stek/okulasi/sambung dan mendapat perawatan yang maksimal sudah akan belajar berbuah pada umur 1 – 2 tahun. Namun, biasanya buah yang dihasilkan belum maksimal, baik dari segi jumlah maupun kualitas rasa dan ukuran. Masa produktif yang sesungguhnya baru akan dimulai pada usia 2 – 3 tahun. Mulai berbunga sekitar bulan September – Oktober, panen biasanya terjadi pada bulan Mei – Agustus. Buah siap panen setelah 8 bulan dari saat bunga mekar.

Ciri-ciri buah siap panen adalah jika dipijit tidak terlalu keras, bagian bawahnya terasa lunak ketika dipijit, jika dijentik dengan jari tidak berbunyi nyaring, warnanya menarik (muncul warna kuning pada kulit), dan kadar gulanya minimal 10%. Petik buah jeruk yang sudah benar-benar matang, jangan panen sekaligus. Jeruk siam termasuk buah yang kandungan patinya rendah sehingga tidak bisa diperam. Hindari juga membiarkan buah matang terlalu lama di pohon karena sari buahnya sudah akan berkurang dan semakin banyak energi yang dikuras dari pohon.

Akibatnya, kesehatan tanaman terganggu dan produksi musim berikutnya menurun. Petik tepat pada saat buah telah masak sebelum memasuki fase akhir pematangan. Nantinya dalam penyimpanan, rasa asam akan berkurang karena terjadi penguraian senyawa asam yang lebih cepat daripada gula. Hindari terjadinya kerusakan selama proses pemetikan. Kerusakan dalam proses pemetikan dapat mempercepat pembusukan, meningkatnya kehilangan cairan dan laju respirasi, serta produksi etilen.

Kerusakan-kerusakan ini menurunkan kualitas buah. Petik buah langsung dengan tangan atau menggunakan gunting. Jangan memanen buah sebelum embun pagi lenyap karena buah akan mudah busuk. Tangkai buah yang terlalu panjang akan melukai buah lainnya, potong dengan menyisakan sekitar 2 mm saja. Buah yang berada di bagian atas pohon dan terlalu tinggi sebaiknya dipetik dengan bantuan tangga agar tidak merusak cabang dan rantingnya. Jangan memanen buah dengan cara memanjat. Kaki yang kotor dapat menyebarkan penyakit.

Untuk memudahkan, pemanen dilengkapi keranjang yang dilapisi karung plastik atau kantong yang dapat digantungkan di leher. Wadah penampungan buah sebaiknya dibuat dari bahan yang lunak dan bersih. Penggunaan krat sebagai wadah penampungan sangat disarankan karena tahan lama, dapat ditumpuk tanpa menyebabkan kerusakan pada jeruk, dapat digunakan berulang-ulang, dan mudah dibersihkan. Letakkan buah secara perlahan, kemudian simpan dalam suhu kamar (23 – 31oC).

Baca Juga :

Pascapanen

Pusat-Distributor-Grosir-Eceran-Jual-Bibit-Tanaman-Buah-Jeruk-Siam-Murah-online-di-kota-kabupaten.12Pembudidayaan jeruk siam untuk tujuan komersial memerlukan tindakan pascapanen untuk mempersiapkan buah yang layak dipasarkan. Selesai panen, buah diseleksi atau disortasi untuk memisahkan buah yang layak dan tidak layak. Buah yang busuk, terserang penyakit, cacat, terlalu muda atau terlalu tua, tidak layak untuk dipasarkan. Standar kualitas buah didasarkan pada ukuran, berat, warna, bentuk, tekstur, dan kebebasan buah dari kotoran atau bahan-bahan asing. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) kualitas jeruk siam dibedakan dalam 4 kelompok.

Kelas Bobot (gr) Diameter (cm)
A

B

C

D

≥151

101 – 150

51 – 100

≤ 50

≥71

61 – 70

51 – 60

40 – 50

 

Setelah sortasi, buah jeruk siam dicuci untuk menghilangkan kotoran dan pestisida yang mungkin masih menempel di permukaan kulit. Rendam dalam air yang telah diberi campuran deterjen atau larutan pembersih sebanyak 0,5 – 1%. Gosok pelan-pelan menggunakan lap halus atau sikat yang lunak agar tidak sampai merusak kulit buah. Bilas dengan air bersih, keringkan dengan lap yang lunak dan bersih, dan tiriskan.

Setiap buah sebenarnya memiliki lapisan lilin alami pada permukaan kulitnya untuk melindungi buah dari serangan fisik, mekanik, dan mikrobiologis. Tetapi, lapisan lilin ini bisa rusak karena banyak faktor. Untuk menjaga keawetan buah selama dalam penyimpanan dan pendistribusian, lapisan lilin ini perlu ditambahkan. Selain menambah daya simpan, lapisan lilin juga akan meningkatkan nilai jual karena tampilan buah lebih menarik, lebih berkilau, luka atau goresan pada kulit tertutup.

Pelilinan harus diupayakan agar pori-pori buah tidak tertutup sama sekali, namun juga tidak terlalu tipis. Gunakan lilin yang berasal dari sumber-sumber alami, contohnya lilin lebah atau lilin carnauba. Lilin yang digunakan haruslah tidak memengaruhi bau dan rasa buah, cepat kering, tidak lengket, tidak mudah pecah, mengilat dan licin, tipis, tidak mengandung racun, harganya murah, dan mudah diperoleh. Pelapisan lilin dilakukan pada buah yang masih segar (baru dipanen), sudah dibersihkan, sehat (tidak terserang hama ataupun penyakit), dan kematangannya cukup.

Penggunaan lilin lebah dengan konsentrasi 4 – 12% jangan dicampur dengan air yang mengandung garam. Untuk standar lilin lebah 12%, emulsinya terdiri atas 120 gr lilin lebah, 20 gr asam oleat, 40 gr triethanol amin (TEA), dan 820 cc air panas. Panaskan lilin di dalam panci sampai mencair, kemudian masukkan ke dalam blender. Tambahkan sedikit demi sedikit asam oleat, TEA, dan air panas. Blender selama 2 – 5 menit agar tercampur sempurna, lalu dinginkan. Setelah emulsi dingin, dapat digunakan dengan cara disemprotkan, dicelupkan, atau dioleskan.

Tahap terakhir sebelum buah dipasarkan adalah pengemasan dan pelabelan. Pengemasan dapat memudahkan pengolahan (penyimpanan, pengangkutan, dan distribusi), mempertahankan mutu, mempermudah perlakuan khusus, dan menarik minat konsumen. Kemasan dan label dibuat sedemikian rupa agar menambah daya tarik dan daya jual produk. Jika produk buah akan dipasarkan di luar kota, kemas dalam peti berbahan kayu ringan, seperti sengon atau pinus.

Usahakan ada jarak antara peti dan buah agar udara di dalam peti tidak terlalu lembap atau terlalu panas. Batasi bobot maksimal tiap peti tidak lebih dari 30 kg. Untuk melindungi buah dari benturan di dalam peti, bungkus buah dalam potongan atau sobekan kertas. Tandai peti dengan nama produk, jumlah produk per peti, berat peti dan produk, kualitas, tanda merek dagang, serta daerah asal. Jeruk yang tidak segera dipasarkan atau tidak segera dikonsumsi sebaiknya disimpan di ruangan dingin.

Penyimpanan di ruangan dingin dapat mengurangi aktivitas respirasi dan metabolisme, pelunakan, kehilangan air, pelayuan, dan kerusakan karena aktivitas mikroba (bakteri atau jamur). Jeruk yang disimpan tentunya bebas dari lecet kulit, memar, busuk, atau kerusakan lainnya. Jaga suhu ruang penyimpanan tetap stabil antara 5 – 10oC, kelembapan nisbi antara 85 – 90%. Suhu yang terlalu rendah dapat merusak buah. Kelembapan yang rendah menyebabkan pelayuan atau pengeriputan, sementara jika terlalu tinggi akan merangsang pembusukan.

Kelembapan udara yang kurang dapat dipertinggi dengan menyemprotkan air ke lantai ruang pendingin. Ruang penyimpanan juga memerlukan sirkulasi udara yang cukup untuk membuang panas dari luar atau hasil respirasi.

Baca Juga :

Kandungan dan manfaat jeruk siam

Pusat-Distributor-Grosir-Eceran-Jual-Bibit-Tanaman-Buah-Jeruk-Siam-Murah-online-di-kota-kabupaten.2Jeruk siam, seperti pada umumnya jeruk, mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Di samping vitamin C, jeruk siam juga kaya akan kandungan zat-zat nutrisi lainnya. Di antaranya, protein, kalori, karbohidrat (gula dan serat pangan), potasium, folat, kalsium, tiamin, niasin, vitamin B6, fosfor, magnesium, tembaga, riboflavin, asam pantotenat, dan senyawa fotokimia. Selain itu, buah jeruk siam tidak mengandung sodium, lemak, dan kolesterol. Kandungan kalorinya rendah, antara 60 – 80 kkal.

Karbohidratnya meliputi karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Karbohidrat sederhana terdiri atas fruktosa, glukosa, dan fruktosa. Karbohidrat kompleks terdiri dari polisakarida non-pati. Dengan kandungan-kandungan nutrisi tersebut, jeruk siam memiliki banyak manfaat. Antara lain, dapat mencegah kanker, menjaga kesehatan jantung, mengatasi sembelit, menyehatkan mata, mengontrol tekanan darah, menurunkan risiko stroke, menjaga kesehatan ginjal, mencegah sariawan, menjaga kesehatan tulang, dan membantu pembentukan otot.

Demikian langkah-langkah penanaman dan perawatan dalam pembudidayaan jeruk siam yang dapat dilakukan seorang pemula untuk menghasilkan tanaman yang cepat berbuah dan berkualitas baik. Bibit jeruk siam yang baik dapat Anda peroleh dengan menghubungi kami di www.samudrabibit.com atau langsung datang ke kebun bibit kami di Perumahan Bumi Saraswati, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar.

Selain bibit jeruk siam, kami juga menyediakan bibit tanaman jeruk dari berbagai jenis lainnya dan masih banyak lagi pilihan bibit tanaman unggulan lainnya. Tidak hanya itu, kami juga menyediakan berbagai pupuk dan nutrisi khusus tanaman jeruk, tanaman buah, serta peralatan berkebun untuk membantu Anda mewujudkan kebun budi daya yang Anda inginkan. Selain penjualan secara online, kami juga menyediakan penjualan secara grosir dengan harga terjangkau.

Incoming search terms:

  • cara merawat pohon jeruk keranjang

Produk terbaru

Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSamudra Planter Bag Diameter 50 cm / Volume 100 liter
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Buah Berry Hitam (Blackberry)
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 500.000 600.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Kelapa Pandan Wangi
Harga Rp 500.000 600.000
Anda HematRp 100.000 (16.67%)
Lihat Detail
Rp 150.000 250.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPestisida Organik Ramah Lingkungan GigaGreen
Harga Rp 150.000 250.000
Anda HematRp 100.000 (40.00%)
Lihat Detail
Rp 150.000 250.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangNutrisi Tanaman Masa Pembuahan GigaGrow Plus
Harga Rp 150.000 250.000
Anda HematRp 100.000 (40.00%)
Lihat Detail
Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangObat Anti Stress Tanaman SamudraFit 100 ML
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 150.000 250.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Buah Alpukat Kendil
Harga Rp 150.000 250.000
Anda HematRp 100.000 (40.00%)
Lihat Detail
Rp 150.000 300.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Buah Durian Lai
Harga Rp 150.000 300.000
Anda HematRp 150.000 (50.00%)
Lihat Detail

Rekening Bank

3270296652 a.n. Dwi Setiawan
138-00-1490645-2 a.n. Dwi Setiawan
0395463300 a.n. Dwi Setiawan
0149-01-044031-50-2 a.n. Dwi Setiawan

Pengiriman