( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0

Budi Daya Kakao bagi Pemula

Friday, November 16th 2018.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 1

Kakao (Theobroma cacao L.) adalah nama tanaman perkebunan yang menjadi bahan baku dari makanan olahan kegemaran hampir semua orang di seluruh dunia dari segala usia. Kita biasa mengenalnya dengan sebutan coklat. Berbagai olahan coklat selalu menggoda selera bagi siapa saja. Belakangan bahkan coklat tidak hanya menjadi bahan olahan pangan, melainkan juga untuk produk-produk kecantikan dan kesehatan. Hal ini disebabkan khasiat coklat yang ternyata sangat banyak.

Ingin memiliki sendiri usaha pembudidayaan tanaman yang berasal dari Amerika Selatan ini? Berikut langkah-langkah yang dapat Anda ikuti dengan mudah.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 2

Karakteristik dan syarat tumbuh kakao

Habitat alami kakao adalah hutan hujan tropis dengan naungan untuk mengurangi pencahayaan matahari. Ketinggian ideal untuk menanam kakao adalah di atas 800 mdpl dengan curah hujan antara 1100 – 3000 mm/tahun. Temperatur ideal antara 18 – 32oC. Kebutuhan akan sinar matahari hanya sekitar 20 – 40%, pH tanah antara 6 – 7,5. Jenis tanah yang disukai adalah tanah lempung liat berpasir yang mengandung banyak unsur hara dan zat organik, teksturnya remah/gembur sehingga menguntungkan bagi pertumbuhan akar.

Sistem drainase yang baik dengan kedalaman air tanah minimal 3 m. Kemiringan tanah yang dapat diterima adalah 8 – 25%. Fisik pohon sendiri termasuk kategori tanaman keras yang dapat mencapai ketinggian 10 m di habitat aslinya. Setelah dibudidayakan, tinggi tanaman kakao dipertahankan hingga maksimal 5 m. Kakao memiliki percabangan yang khas disebut jorket yang terbentuk antara cabang dari tunas air (chupon) yang tumbuh ke atas dan cabang kipas (fan) yang tumbuh ke samping.

Daun kakao juga memiliki ciri khas tangkai silinder dengan dua persendian yang memungkinkan daun bergerak menyesuaikan datangnya sinar matahari. Bentuk daunnya bulat memanjang dengan ujung dan pangkal runcing. Akarnya sebagian besar berada dekat dengan permukaan tanah. Bunga tumbuh di ketiak daun. Buahnya ketika muda berwarna hijau-ungu, setelah matang berubah menjadi kuning.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 3

Baca juga :

Persiapan lahan

Tanaman kakao sangat sensitif terhadap terpaan sinar matahari, oleh karena itu sebelum mempersiapkan lahan Anda harus memastikan adanya pohon atau tanaman pelindung yang dapat mengurangi intensitas cahaya matahari terhadap bibit kakao. Jika di sekitar lahan tidak ada tanaman pelindung, berarti Anda harus mempersiapkan lahan untuk penanaman pohon pelindung terlebih dahulu. Tanaman pelindung ini bisa bersifat tetap atau sementara. Tanaman pelindung tetap dapat berfungsi ganda sebagai pagar atau pembatas lahan.

Sebaiknya pilih tanaman pelindung tetap yang juga memiliki manfaat ekonomis sehingga memberi nilai tambah pada lahan Anda. Perhatikan pula bahwa tanaman pelindung sebaiknya dari jenis yang tahan terhadap hama dan penyakit. Bersihkan lahan dari semak, tanaman liar, bebatuan, ataupun pokok-pokok kayu dari tanaman terdahulu. Gemburkan tanah dengan cara dicangkul. Atur jarak tanam dengan memberi tanda pada titik-titik yang akan dijadikan lubang tanam.

Pengaturan jarak tanam ini memerhitungkan berapa banyak bibit yang akan ditanam, luasan lahan, dan perlu tidaknya menanam tanaman pelindung sementara yang akan berpengaruh pada pola tanam. Pengaturan jarak tanam yang ideal agar lahan dapat dimanfaatkan dengan maksimal adalah 3 x 3 dengan pola tanam segi empat dan tanaman pelindung sementara ditempatkan pada titik perpotongan diagonal empat pohon kakao. Buat lubang tanam berukuran 50 x 50 x 50 cm pada titik-titik yang sudah ditandai.

Apabila pH tanah belum sesuai dengan kebutuhan, taburkan kapur dolomit ke dalam lubang tanam sesuai kebutuhan. Diamkan beberapa hari atau setelah diguyur air hujan. Sementara itu, campurkan tanah galian lubang tanam dengan pupuk kandang/kompos yang sudah matang (perbandingan 1 : 1), takarannya adalah 2 – 3 kg pupuk kandang/kompos per lubang. Tambahkan 5 – 10 gr TSP atau SP36 per lubang. Masukkan campuran tersebut ke masing-masing lubang lalu tutup dengan daun kering atau serasah dan diamkan selama 2 minggu.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 6

Pemilihan bibit

Bibit kakao diperoleh secara generatif ataupun vegetatif. Cara generatif adalah menggunakan biji yang disemaikan terlebih dahulu sebelum ditanam di lahan. Akan tetapi cara ini lebih sulit sehingga banyak pembudi daya kakao yang memilih cara vegetatif, yaitu melalui sambung pucuk dan okulasi. Bibit yang diperbanyak dengan cara vegetatif ini sudah siap tanam pada umur 4 – 6 bulan. Pada usia ini, bibit sudah memiliki tinggi sekitar 50 cm dengan diameter batang sekitar 8 mm. Pastikan bibit yang akan Anda gunakan sehat, perakarannya bagus, daunnya segar, dan kokoh.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 4

Penanaman bibit kakao

Setelah tanah dan bibit siap, buka kembali lubang tanam. Buka polybag persemaian dengan hati-hati agar media tanam pada persemaian tidak rusak. Masukkan ke dalam lubang tanam lalu timbun kembali.Timbunan tanah pada pangkal batang dibuat lebih tinggi agar air hujan tidak menggenang. Air yang menggenang berakibat membusuknya akar kakao. Pasang naungan sementara berupa anyaman daun kelapa/kelapa sawit/pinang yang ditancapkan pada sisi barat dan timur hingga memayungi bibit dari sinar matahari. Sirami tanah hingga lembap.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 7

Perawatan dan pemeliharaan

Tahap perawatan dan pemeliharaan kakao meliputi penyiraman, penyiangan, penyulaman, pemupukan, pemangkasan, dan pengendalian hama dan penyakit. Penyiraman, terutama pada bibit yang baru dipindahtanamkan sangat dibutuhkan karena bibit pada masa ini sangat sensitif terhadap cuaca dan membutuhkan air untuk pertumbuhannya. Frekuensi penyiraman 1 – 2 kali sehari disesuaikan dengan kondisi lahan.

Untuk menghindari hama dan penyakit, lahan harus selalu dibersihkan dari gulma dan tanaman liar lainnya. Penyiangan juga berfungsi untuk menghindari persaingan dalam penyerapan air dan unsur hara dalam tanah. Sebaiknya penyiangan dilakukan secara manual, terutama ketika kakao masih muda dan baru dipindahtanamkan. Kontrol tanaman secara rutin. Lakukan penyulaman terhadap tanaman yang mati, terserang penyakit, atau pertumbuhannya kurang baik.

Pemupukan bertujuan untuk menjaga ketersediaan nutrisi atau unsur hara serta menunjang pertumbuhan tanaman kakao. Lakukan secara teratur dalam interval tertentu. Jenis pupuk yang dapat digunakan adalah pupuk kandang/kompos, pupuk anorganik (urea, ZA, KCl, TSP/SP36), atau pupuk majemuk (NPK). Taburkan di sekeliling batang dengan jarak dan dosis sesuai umur dan lebar tajuk. Pemilihan pupuk disesuaikan dengan kebutuhan dan fase pertumbuhannya.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 8

Pemangkasan

Pemangkasan pada budidaya kakao memerlukan pembahasan tersendiri sebab beberapa hal harus diperhatikan secara khusus. Pertama, pemangkasan pada budi daya kakao tidak hanya berhubungan dengan tanaman kakao itu sendiri. Tanaman pelindung, baik tetap maupun sementara, juga memerlukan pemangkasan. Pemangkasan tanaman pelindung dilakukan dengan memerhatikan kebutuhan dan pertumbuhan tanaman kakao. Untuk tanaman pelindung tetap, pemangkasan dilakukan pada cabang dan ranting yang tumbuh rendah atau berada di bagian bawah.

Tujuannya untuk memberi ruang tumbuh pada tanaman kakao sambil tetap melindunginya dari paparan sinar matahari. Selain itu, pemangkasan juga untuk menghindari patahnya cabang atau ranting yang mati lalu menimpa cabang/ranting kakao. Pemangkasan tanaman pelindung sementara mengikuti pertumbuhan tanaman kakao. Tanaman pelindung sementara ini pada akhirnya tidak diperlukan lagi apabila tanaman kakao sudah besar dan dewasa.

Seiring dengan bertambah tingginya kakao, tanaman pelindung sementara dipangkas semakin rendah dan ramping agar tingginya tidak melebihi tinggi dari tanaman kakao dan lebar tajuknya pun tidak mengalahkan lebar tajuk tanaman kakao. Setelah tanaman kakao dewasa, tanaman pelindung sementara dapat dimusnahkan untuk menghindari kompetisi dalam penyerapan nutrisi dan air tanah.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 10

 

Baca juga :

Untuk tanaman kakao sendiri, pemangkasan meliputi pemangkasan bentuk, pemangkasan produksi, pemangkasan pemeliharaan, dan pemangkasan rehabilitasi. Pemangkasan bentuk dimulai sejak tanaman belum menghasilkan namun telah berusia minimal 8 bulan. Dua minggu sekali pangkas tunas-tunas air dengan memotong tepat di pangkal batang utama atau cabang primer. Dari 5 – 6 cabang dikurangi hingga tinggal 3 – 4 cabang saja. Pilih cabang yang bentuknya simetris terhadap batang utama, kokoh, dan sehat untuk dipertahankan.

Pemangkasan produksi dilakukan pada cabang-cabang yang tidak produktif, tumbuh ke arah dalam, menggantung, atau kering. Cabang-cabang seperti ini dihilangkan karena menambah kelembapan dan mengurangi intensitas sinar matahari bagi daun. Pemangkasan pemeliharaan diutamakan untuk menyeimbangkan cabang primer. Chupon (tunas air) dipangkas 2 minggu sekali. Jika dibiarkan terus tumbuh, cabang yang dihasilkannya akan menyerap unsur hara dan menjadi inang hama.

Potong cabang sekunder dan tersier yang tumbuh kurang dari 40 cm dari pangkal cabang primer atau sekunder. Semakin lama dibiarkan cabang yang tidak diperlukan ini akan semakin besar dan semakin sulit dipangkas. Tidak hanya itu, cabang semacam ini juga akan merugikan tanaman kakao itu sendiri. Adapun pemangkasan rehabilitasi adalah pemangkasan yang bertujuan mengganti cabang yang patah karena angin atau tertimpa cabang pohon pelindung. Caranya dengan memelihara chupon pada ketinggian 25 cm dari jorket.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 9

Pemanenan

Buah kakao matang 5,5 – 6 bulan setelah berbunga. Ciri buah yang sudah matang adalah kulitnya berwarna kuning. Jangan tunggu buah terlalu masak. Cara pemetikan adalah memotong tangkai buah menyisakan 1/3 bagian tangkai buah. Jangan petik hingga mengenai bagian pangkal karena akan merusak bantalan bunga sehingga pembentukan bunga terganggu dan produksinya bisa menurun. Petik buah di pagi hari dan pecahkan di siang hari. Keluarkan biji, masukkan ke dalam karung, bersihkan dari pulp (daging buah). Keringkan biji sebelum dapat dimanfaatkan.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 11

Penanaman kakao di dalam pot/planterbag

Apabila Anda ingin mempraktikkan teknik-teknik penanaman kakao namun lahan yang Anda miliki sangat terbatas, tidak perlu khawatir. Anda masih dapat membudidayakan tanaman kakao dengan pot atau planterbag. Tentu saja karena pohon kakao dapat tumbuh sangat tinggi, maka pot/planterbag yang Anda perlukan adalah yang berukuran besar dan berbahan kuat. Diameter minimal yang direkomendasikan adalah 50 cm dan diganti dengan pot/planterbag yang lebih besar secara berkala.

Adapun media tanam meliputi tanah, sekam kering, dan pupuk kandang kering dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Akan tetapi, fitur fisik dan hasil mungkin tidak seoptimal apabila ditanam di lahan khusus karena perakaran yang terbatas. Penempatan pot/planterbag tentunya harus memerhatikan lebar tajuk dan posisi naungan. Jumlah bibit yang ditanam pun harus dibatasi sesuai dengan luasan lahan yang ada.

Demikian teknik pembudidayaan tanaman kakao bagi Anda yang baru hendak memulainya. Semoga tips ini bermanfaat dan cukup mudah untuk diikuti. Khusus mengenai pembahasan tentang hama dan penyakit kakao serta cara pengendaliannya akan dibahas dalam artikel tersendiri. Untuk mendapatkan bibit kakao yang baik, silakan mengunjungi kami di www.samudrabibit.com.

Kami juga menyediakan berbagai bibit tanaman buah lainnya, baik secara grosir maupun satuan, dengan harga yanng bersahabat. Laman kami juga menyediakan berbagai alat dan bahan penunjang keberhasilan Anda dalam mewujudkan tanaman kesayangan Anda.

Apabila Anda berkenan menyaksikan sendiri bibit-bibit yang kami kembangkan di kebun bibit kami, silakan berkunjung ke Perum Bumi Saraswati, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar.

Produk terbaru

Rekening Bank

3270296652 a.n. Dwi Setiawan
138-00-1490645-2 a.n. Dwi Setiawan
0395463300 a.n. Dwi Setiawan
0149-01-044031-50-2 a.n. Dwi Setiawan

Pengiriman