( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0

Hindari 6 Kesalahan Fatal Ini Ketika Menanam Bibit Buah Naga Agar Tidak Gagal Panen

Monday, March 2nd 2020.

Hindari 6 kesalahan fatal ini jika Anda tidak ingin membuat tanaman buah naga gagal panen.  Ini adalah kesalahan yang cukup fatal apabila Anda sebagai pemilik perkebunan dan sedang membudidayakan tanaman buah naga. Karena jika Anda melakukan kesalahan ini, resiko yang akan terjadi adalah tanaman gagal panen atau mati. Anda pasti tidak ingin hal tersebut terjadi bukan?

6 Kesalahan Yang Harus Dihindari Ketika Menanam Tanaman Naga

Agar Anda tidak melakukan kesalahan tersebut, kali ini Kami akan bantu ulas 6 kesalahan tersebut yang harus dihindari oleh Anda. Lebih lengkapnya bisa simak informasi dibawah ini :

  1. Penanaman Akar Terlalu Dalam

Kesalahan pertama yang perlu dihindari bagi Anda yang membudidayakan tanaman naga adalah terkait dengan penanaman. Didalam beberapa buku tentang penanaman buah naga banyak disebutkan mengenai “lubang tanam” yang menimbulkan pengertian bahwa penanaman buah naga harus menggunakan lubang yang digali dalam. Yang benar adalah penanaman tanaman naga kedalaman akarnya maksimal 20 cm saja dalam tanah. Sebaiknya penanaman tersebut hanya dengan ditekan sedikit saja dalam media, atau bisa juga diletakkan kemudian ditimbun sedikit media atau pupuk.

Baca : Ini Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan

  1. Terlalu Sering Melakukan Penyiraman

Tanaman buah naga termasuk salah satu jenis tanaman kaktus, artinya tanaman ini tahan dengan kekeringan tetapi tidak dengan air yang menggenang. Penyiraman dilakukan tergantung dari curah hujan dan tinggi tanah. Berbeda hal tersebut maka berbeda penanganannya. Namun khususnya untuk musim berbuah tanaman buah naga membutuhkan lebih banyak air, karena buahnya sendiri mengandung kadar air yang sangat tinggi mencapai 90%. Untuk itulah penyiraman perlu lebih sering dilakukan pada masa pertumbuhan buah.

  1. Media Tanam Terlalu Padat

Kesalahan yang ketiga yang seringkali terjadi adalah media tanam yang terlalu padat. Ketika media ini terlalu padat maka akan menyebabkan pertumbuhan akar terganggu. Padahal akar adalah faktor yang sangat penting untuk penyerapan unsur hara dalam tanah. Jika Anda memakai komposisi media tanam dengan tanah yang lebih banyak, maka sebaiknya media tanam yang digunakan tersebut digemburkan kembali minimal 6 bulan sekali.

Penggunaan media tanam yang terlalu padat juga akn membuat air menjadi tertahan dalam waktu yang cukup lama. Sehingga dapat menyebabkan kebusukkan pada agian akar dan batang. Selain itu, media padat ini juga akan membuat tanaman naga memiliki dapat tumbuh dengan kerdil. Gunakan media tanam menggunakan bahan yang tidak lama menyimpan air.

Baca : Cara Menanam Buah Naga Dalam Pot Cepat Berbuah

  1. Tidak Dilakukan Pemangkasan

Kebanyakan orang sering melakukan kerusakan ini, terutama ketika tanaman buah naga tersebut ditanam di halaman atau pekarangan rumah. Sulur pada tanaman tersebut dibiarkan tumbuh memanjang dan dirambatkan sekenanya pada tembok ataupun pada tanaman lain. Pemangkasan pada tanaman naga ini wajib dilakukan untuk menghentikan munculnya tunas baru dan nutrisi bisa difokuskan dalam pembentukan bunga dan buah.

  1. Tidak Mendapat Sinar Matahari Secara Penuh.

Sinar matahari mutlak dibutuhkan ketika dilakukan pembudidayaan buah naga. Jika lahan untuk budidaya tanaman nagar tersebut terhalang oleh bangunan, tembok, atau pohon besar, sebaiknya urungkan untuk menanam buah naga. Karena tanaman buah naga merupakan tanaman panas yang sangat membutuhkan sinar matahari yang cukup. Bahkan untuk tanah dengan kondisi yang tandus sekalipun selama sinar matahari tercukupi, tentunya buah naga ini akan berkembang dengan baik.

Jika dipaksakan ditanam di tempat yang teduh, maka pastinya akan menyebabkan buah naga ini tumbuh dengan kurang baik. Bahkan dapat menyebabkan tanaman gagal panen.

  1. Penanganan Terlambat Jika Muncul Hama Dan Penyakit

Penyakit seperti busuk batang adalah penyakit yang seringkali dialami oleh tanaman buah naga. Kebanyakan dari mereka justru merasa ragu untuk memotong dan membuang batang yang busuk. Padahal batang yang busuk tidak akan bisa kembali sehat. Penanganan terbaik adalah dengan langsung memotong batang yang busuk lalu menimbunnya di dalam tanah.

Pada kondisi ini, Anda perlu memperhatikan lahan yang ada disekitar tanaman. Pastikan lahan selalu dijaga kebersihan dan kelembabannya, jangan biarkan air menggenang terlalu lama yang bisa mengundang datangnya jamur yang bisa merusak tanaman buah naga.

Nah itulah 6 kesalahan fatal yang seringkali terjadi pada penanaman buah naga. Jika Anda ingin tanaman naga tersebut tumbuh optimal, maka hindari kesalahan fatal tersebut.

Produk terbaru

Rekening Bank

3270296652 a.n. Dwi Setiawan
138-00-1490645-2 a.n. Dwi Setiawan
0395463300 a.n. Dwi Setiawan
0149-01-044031-50-2 a.n. Dwi Setiawan

Pengiriman