( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0

Kiat Menanam dan Merawat Mangga Gedonggincu di Pekarangan Rumah agar Cepat Berbuah

Friday, October 12th 2018.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit tanaman mangga gedong gincu Langka Murah online di kota kabupaten3

Sebagai pecinta buah dan tanaman mangga, Anda tentu tahu banyak varian tanaman mangga, baik lokal maupun dari negara lain.

Salah satu varian mangga lokal yang banyak digemari adalah mangga gedonggincu. Varian yang dikembangkan pertama kali di Cirebon ini memiliki keunikan tampilan dan rasa tersendiri. Kulit buahnya kuning kemerahan hingga merah cerah mirip buah apel. Ukurannya memang tidak besar, panjangnya sekitar 10 – 12 cm dengan berat rata-rata 200 gr/buah.

Akan tetapi, daging buahnya tebal dengan cita rasa manis asam segar dan berair, seratnya halus, dan aromanya sangat harum. Buah yang telah dipanen dapat bertahan antara 5 – 8 hari di penyimpanan tanpa perlakuan khusus.

Tidak perlu menjadi petani buah untuk dapat menikmati mangga gedonggincu milik Anda sendiri. Selama memiliki semangat dan kesabaran dalam bercocok tanam, Anda dapat menanam sendiri pohon mangga gedonggincu di halaman rumah.

Berikut hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam penanaman dan pemeliharaan tanaman mangga gedonggincu agar cepat berbuah dan produktif.

 

Karakter pohon mangga gedonggincu

Pada dasarnya, mangga gedonggincu adalah tanaman dataran rendah dengan ketinggian antara 0 – 300 mdpl, namun tanaman ini masih dapat tumbuh hingga ketinggian 1.300 mdpl.

Curah hujan yang dibutuhkannya antara 750 – 2.250 mm/tahun dengan temperatur lingkungan 24 – 27 derajat celcius. Akan tumbuh sangat baik di lahan dengan tanah yang gembur, memiliki drainase yang baik, pHnya antara 5,5 – 6, dan kedalaman air tanah antara 50 – 150 cm. Oleh karena tanaman mangga memiliki kecenderungan untuk tumbuh menjadi sangat besar, maka perlu dilakukan pemangkasan secara berkala.

Kiat Menanam dan Merawat Mangga Gedonggincu di Pekarangan Rumah agar Cepat Berbuah

Pemilihan bibit mangga gedonggincu

Seperti halnya tanaman mangga lainnya, mangga gedonggincu dapat ditanam dari bijinya, akan tetapi lama sekali baru akan berbuah dan sifat pohon mungkin akan berbeda dengan induknya.

Untuk memilih bibit, sebaiknya Anda mencari bibit hasil okulasi atau sambung pucuk yang sudah berusia 6 bulan. Pada usia ini bibit sudah akan berukuran tinggi 80 – 100 cm dengan diameter batang pokok 1 – 1,5 cm.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit tanaman mangga gedong gincu Langka Murah online di kota kabupaten4

Bibit yang sehat batangnya berwarna hijau kecoklatan, lurus, dan tidak bercabang. Daunnya berwarna hijau tua mengilap. Kenali ciri-ciri tanaman yang terkena hama atau penyakit untuk memastikan bahwa bibit yang Anda dapat benar-benar sehat. Belilah bibit di tempat penjualan bibit yang dapat dipercaya.

 

Persiapan lahan

Meskipun Anda menanam mangga di pekarangan rumah saja, tentu tidak boleh mengabaikan pentingnya keberadaan sumber air yang terjangkau. Pastikan bahwa di sekitar halaman rumah Anda ada sumber air yang dapat diandalkan. Bersihkan lokasi penanaman dari gulma atau tanaman pengganggu lain. Apabila lahan yang akan digunakan memiliki tingkat kemiringan hingga 10%, buatlah teras.

Gali lubang tanam dengan ukuran 70 x 70 x 70 cm apabila tanah di lokasi penanaman bersifat gembur dan 100 x 100 x 100 cm apabila tanah di lokasi penanaman bersifat liat dan berbatu. Pisahkan tanah galian bagian atas, yaitu bagian tanah yang digali hingga kedalaman 30 cm, dengan tanah bagian bawah (30 – 70 cm).

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit tanaman Durian Pelangi Murah online di kota kabupaten 12

Diamkan lubang tanam, biarkan terbuka hingga sekitar 2 minggu. Sementara itu, campur tanah bagian atas dengan 20 – 30 kg pupuk kandang.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit tanaman Matoa Tin Murah online di kota kabupaten 4.1

Campuran Media Tanam

Penanaman mangga gedong gincu

Waktu yang terbaik untuk menanam mangga gedonggincu adalah di awal musim hujan karena pada masa awal pertumbuhannya tanaman ini sangat membutuhkan air. Sobek polybag tempat tumbuh bibit dari bawah dengan hati-hati agar tidak merusak akar.

Masukkan bibit ke dalam lubang tanam dalam posisi tegak lurus. Jika bibit merupakan hasil dari perbanyakan secara okulasi, hadapkan tanaman ke arah datangnya angin agar tunas tempelan tidak patah. Jika bibit merupakan hasil dari perbanyakan sambung pucuk, posisikan tanaman tegak lurus dengan arah datangnya angin.

Letakkan tanaman sedemikian rupa sehingga diperkirakan ketinggian permukaan tanah lebih dari 5 cm di atas pangkal batang dan lebih dari 25 cm di bawah mata tempel (okulasi). Isi lubang dengan tanah galian bagian bawah, tekan sedikit tanah di samping media tanam bawaan dari polybag.

Lanjutkan dengan menutup seluruh lubang tanam dengan tanah galian bagian atas, tekan-tekan hingga sedikit memadat. Tancapkan ajir di sisi tanaman, ikatkan dengan tali ke batang pokok agar tanaman tidak roboh. Beri naungan berupa tumpukan daun kelapa, jerami padi, rumput kering, atau anyaman bambu hingga 1 – 2 bulan agar bibit yang baru ditanam tidak kekeringan.

Baca juga :

 

Penyiraman

Pengairan untuk tanaman mangga gedonggincu disesuaikan dengan musim, umur tanaman yang ditandai dengan lebar tajuk, dan fase pertumbuhannya. Tanaman yang usianya masih di bawah 5 – 6 tahun membutuhkan penyiraman hingga 40 liter per hari. Air semakin dibutuhkan pada masa pembesaran buah.

Saat buah mulai sebesar bola pingpong, air yang dibutuhkan sebanyak 70 liter per hari. Tanaman yang sudah menghasilkan buah memerlukan air setidaknya 100 liter per hari.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit tanaman Durian Pelangi Murah online di kota kabupaten 6

Penyiraman sebaiknya dilakukan pada sore hari  untuk menghindari penguapan. Kurangi jumlah air secara perlahan-lahan menjelang panen menjadi sekitar 40 liter per hari. Menjelang pematangan buah, lakukan stress air, yaitu jangan disiram sama sekali. Tujuannya untuk membentuk rasa manis dan tingkat kematangan yang diinginkan. Penyiraman ini tentu diperhitungkan pula ketika datang musim hujan.

 

Pemangkasan

Proses pemangkasan tanaman mangga gedonggincu memiliki dua tujuan.

Pertama, pemangkasan bentuk. Pemangkasan ini bertujuan membentuk kanopi dengan pola 1 batang utama, 3 cabang primer, 9 cabang sekunder, dan 27 cabang tersier (1 – 3 – 9 – 27).

Kedua, pemangkasan pemeliharaan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tanaman.

Buang cabang atau ranting yang tidak produktif atau tidak bermanfaat untuk merangsang munculnya tunas vegetatif pada ranting yang sudah menghasilkan buah sebelumnya. Pemangkasan pemeliharaan ini juga dimaksudkan untuk mengendalikan pertumbuhan yang berlebihan, menghindari penyakit, serta mendukung kontinuitas produksi.

 

Pemupukan

Untuk menjaga stabilitas unsur hara dalam tanah, diperlukan pemupukan lanjutan. Pemupukan lanjutan atau pemeliharaan untuk tanaman mangga gedonggincu meliputi dua tahap, yaitu fase juvenil (sebelum tanaman menghasilkan) dan sesudah tanaman menghasilkan buah.

Pupuk yang diberikan dapat berupa kombinasi pupuk organik/kandang, urea, SP-36, dan KCl/Za dengan dosis sesuai umur tanaman.

Pemupukan sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan. Cara pemberian pupuk adalah dengan membuat alur melingkar selebar tajuk tanaman sebagai tempat menaburkan pupuk. Setelah pupuk ditaburkan, tutup kembali dengan tanah. Khusus pupuk organik, alur dibuat di bawah lingkar luar kanopi/tajuk tanaman.

Untuk fase juvenil, pupuk organik/kandang diberikan satu kali setahun dan kombinasi pupuk lainnya diberikan secara bertahap 2 kali setahun dengan interval tiap 6 bulan. Berikut rinciannya.

  • Umur 1 tahun dosis pupuk organik sebanyak 10 kg, urea 250 gr, SP-36 100 gr, dan KCl/Za 250 gr.
  • Umur 2 tahun dosis pupuk organik sebanyak 20 kg, urea 300 gr, SP-36 150 gr, dan KCl/Za 350 gr.
  • Umur 3 tahun dosis pupuk organik sebanyak 40 kg, urea 350 gr, SP-36 200 gr, dan KCl/Za 350 gr.
  • Umur 4 tahun dosis pupuk organik sebanyak 40 kg, urea 400 gr, SP-36 250 gr, dan KCl/Za 400 gr.

Fase selanjutnya adalah masa setelah tanaman menghasilkan buah, yaitu setelah berumur 4 tahun. Pupuk diberikan setelah panen dan pemangkasan dilakukan. Pupuk organik/kandang diberikan satu kali setahun, sementara pupuk tambahan lainnya diberikan 4 kali setahun dengan interval 3 bulan sekali.

Menjelang berbunga pupuk ditambah lagi dengan 150 gr urea, 150 gr SP-36, dan 100 gr KCl. Setelah buah berukuran sebesar kelereng tambahkan lagi 198 gr urea, 132 gr SP-36, dan 198 KCl. Berikut dosis pemberian pupuk secara rutin per tahun untuk usia tanaman 5 tahun ke atas.

  • Umur 5 tahun dosis pupuk organik sebanyak 25 kg, urea 450 gr, SP-36 300 gr, dan KCl/Za 450 gr.
  • Umur 6 – 8 tahun dosis pupuk organik sebanyak 35 kg, urea 500 gr, SP-36 350 gr, dan KCl/Za 500 gr.
  • Di atas umur 8 tahun dosis pupuk organik sebanyak 45 kg atau lebih, urea 600 gr atau lebih, SP-36 400 gr, dan KCl/Za 600 gr.

Baca juga :

 

Pengendalian hama dan penyakit

Secara umum, hama dan penyakit pada tanaman mangga gedonggincu dapat dihindari dengan pengaturan jarak tanam pada perkebunan, memperbaiki sistem pengairan, dan sanitasi kebun.

Salah satu cara menjaga sanitasi kebun adalah dengan melakukan penyiangan secara rutin, yaitu mencabut atau memotong rumput dan mencangkul gulma yang tumbuh di bawah tajuk tanaman. Gulma yang tumbuh di luar tajuk tanaman dibiarkan untuk mengurangi penguapan, terutama di musim kemarau.

Cara lain untuk menghindari serangan hama dan penyakit adalah dengan melakukan penjarangan ketika tanaman mulai berbuah. Buang buah yang kurang baik, pertahankan 2 – 3 buah saja per tangkai atau sesuai daya dukung ranting/cabang. Lanjutkan dengan pembungkusan buah yang masih muda menggunakan kain berwarna.

Adapun cara pengendalian hama dan penyakit yang lebih spesifik apabila tanaman sudah terlanjur diserang dapat menggunakan insektisida atau fungisida sesuai dengan jenis hama dan penyakit yang menyerang. Dosisnya sesuai aturan yang disarankan.

 

Pemanenan

Mangga gedonggincu hasil okulasi atau sambung pucuk sudah dapat diharapkan berbuah pada umur 4 tahun. Buah dinyatakan siap dipanen apabila memiliki ciri-ciri berikut.

  • Bekas tangkai buah yang rontok sudah tampak mengering seluruhnya.
  • Lekukan pada bagian bawah buah hampir hilang sehingga tampak rata.
  • Warna kulit buah sudah berubah dari hijau menjadi kuning kemerahan.
  • Pori-pori kulit merata.
  • Lapisan lilin di permukaan buah menebal.
  • Buah tidak mengeluarkan bunyi nyaring ketika disentil.
  • Umur buah sekitar 95 – 115 hari setelah bunga mekar.

Petik buah pada waktu pagi sampai sore hari antara pukul 09.00 – 16.00. Pemetikan sebaiknya menggunakan gunting pangkas atau galah berjaring dilengkapi keranjang atau kantong sebagai wadah. Agar buah tetap bersih, sisakan tangkai buah antara 5 – 10 cm untuk mencegah buah terkena getah.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit tanaman mangga gedong gincu Langka Murah online di kota kabupaten1v

Buah yang sudah dipetik lalu diletakkan dalam keranjang atau kantong yang diberi alas daun pisang kering. Posisikan tangkai buah menghadap ke bawah sampai getah habis. Jika tidak langsung dikonsumsi, simpan buah di tempat penyimpanan dengan sirkulasi udara yang baik dan jangan ditumpuk terlalu banyak.

 

Demikian kiat menanam dan memelihara mangga gedonggincu agar cepat berbuah dengan kualitas baik dan tetap produktif hingga bertahun-tahun kemudian.

Untuk mendapatkan bibit mangga gedonggincu yang baik Anda dapat menghubungi kami di www.samudrabibit.com atau langsung datang ke kebun pembibitan kami di Perumahan Bumi Saraswati,  Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit tanaman mangga gedong gincu Langka Murah online di kota kabupaten2

Selain bibit mangga gedonggincu, kami juga menyediakan bibit tanaman mangga dari berbagai jenis lainnya dan masih banyak lagi pilihan bibit tanaman unggulan lainnya. Selain penjualan secara online, kami juga menyediakan penjualan secara grosir dengan harga terjangkau.

Produk terbaru

Rp 150.000 200.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Rambutan Binjai
Harga Rp 150.000 200.000
Anda HematRp 50.000 (25.00%)
Lihat Detail
Rp 150.000 250.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPestisida Organik Ramah Lingkungan GigaGreen
Harga Rp 150.000 250.000
Anda HematRp 100.000 (40.00%)
Lihat Detail
Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Mahkota Dewa
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Buah Jamblang
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 100.000 200.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Sawo Mentimun
Harga Rp 100.000 200.000
Anda HematRp 100.000 (50.00%)
Lihat Detail
Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Buah Kedondong
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Nanas Madu
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 150.000 250.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHormon Pertumbuhan Tanaman GigaGrow
Harga Rp 150.000 250.000
Anda HematRp 100.000 (40.00%)
Lihat Detail

Rekening Bank

3270296652 a.n. Dwi Setiawan
138-00-1490645-2 a.n. Dwi Setiawan
0395463300 a.n. Dwi Setiawan
0149-01-044031-50-2 a.n. Dwi Setiawan

Pengiriman