( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0

Menanam dan Merawat Mangga Kelapa di Pot dan Pekarangan Rumah

Saturday, April 13th 2019.

Menanam-dan-merawat-mangga-kelapa-di-pot-dan-pekarangan-rumah.1

Pertama kali mendengar nama mangga kelapa yang terbayang di pikiran adalah buah mangga berbentuk bundar sebesar kelapa. Memang bayangan ini tidak salah. Apa yang salah adalah kemudian mengira bahwa karena ukurannya cukup besar, pasti merupakan salah satu dari kultivar mangga yang dikembangkan di Thailand. Bukankah negara tersebut identik dengan usahanya menciptakan varietas-varietas baru aneka tanaman buah dengan ukuran jumbo?

Tetapi, ternyata bukan. Mangga kelapa adalah salah satu varietas lokal Indonesia. Tepatnya berasal dari Medan, Sumatra Utara. Tanaman ini terbilang langka karena tidak banyak orang yang membudidayakannya. Entah sebab apa jarang ada orang yang membudidayakan jenis mangga unik yang satu ini. Padahal bukan hanya ukurannya yang besar, cara menanam dan merawatnya pun cukup mudah. Tidak jauh berbeda dengan cara menanam dan merawat jenis-jenis mangga lainnya.

Tertarikkah Anda menambah koleksi tanaman buah di rumah dengan jenis mangga yang satu ini? Berikut langkah-langkahnya.

A. Karakteristik dan ciri khusus mangga kelapa.

Menanam-dan-merawat-mangga-kelapa-di-pot-dan-pekarangan-rumah.2

Ciri fisik tanaman mangga kelapa pada dasarnya sama dengan jenis-jenis mangga lainnya, terutama jenis-jenis mangga lokal. Hal yang membedakan hanya pada bentuk dan ukuran buah. Termasuk tanaman tingkat tinggi, berkayu keras, tajuknya sangat rimbun. Bunganya berbentuk malai di mana satu tandan bunga terdiri dari beberapa kuntum. Salah satu keunggulan jenis mangga yang satu ini adalah sifatnya genjah dan mampu berbuah sepanjang tahun.

Ciri khas buah mangga kelapa berbentuk bulat seperti apel dengan ukuran hampir sebesar buah kelapa. Bobot tiap buah dapat mencapai 1 – 2 kg. Buah yang masih muda berwarna hijau, sedikit kekuningan setelah matang. Daging buahnya tebal, teksturnya empuk tanpa serat, kandungan airnya banyak. Rasanya sangat asam dan bergetah ketika muda, tetapi setelah matang sempurna manis segar. Biji cukup kecil jika dibandingkan dengan ukuran buah.

B. Syarat tumbuh.

Menanam-dan-merawat-mangga-kelapa-di-pot-dan-pekarangan-rumah.3a

Mangga kelapa adalah tanaman dataran rendah yang tumbuh optimal di ketinggian 0 – 300 mdpl. Sekalipun demikian, masih dapat tumbuh dengan baik hingga ketinggian 1.300 mdpl. Curah hujan yang dibutuhkan antara 750 – 2.250 mm per tahun dengan temperatur lingkungan rata-rata 24 – 27oC. Jenis tanah yang disukai adalah tanah gembur, berdrainase baik, pH antara 5,5 – 6, dan kedalaman air tanah sekitar 50 – 150 cm di bawah permukaan tanah.

C. Bibit mangga kelapa.

Menanam-dan-merawat-mangga-kelapa-di-pot-dan-pekarangan-rumah.4

Biasanya mangga kelapa diperbanyak dengan cara okulasi, sambung pucuk, dan cangkok. Untuk cara okulasi dan sambung pucuk, batang bawahnya menggunakan semaian mangga bapang, cengkir, dan madu. Jarang ada yang memperbanyak mangga kelapa menggunakan bijinya, jikalaupun ada hanya untuk menyediakan batang bawah bagi keperluan okulasi dan sambung pucuk. Pembibitan biasanya dilakukan langsung di kebun. Bibit baru dipindahkan ke polybag apabila tinggi tunasnya sudah mencapai ukuran ±20 cm.

Oleh karena jenis mangga ini tergolong langka, cara yang paling mudah untuk mendapatkan bibitnya adalah dengan membeli dari tempat-tempat penjualan yang dapat dipercaya. Perhatikan kondisi bibit yang Anda beli. Pilih bibit yang tampak segar, sehat, bebas dari hama dan penyakit, batangnya kokoh, daunnya rimbun, dan perakarannya baik. Bibit siap tanam di pot permanen atau pekarangan jika tingginya sudah mencapai 75 cm.

D. Persiapan tempat penanaman.

Menanam-dan-merawat-mangga-kelapa-di-pot-dan-pekarangan-rumah.5

Ada dua alternatif pemilihan tempat penanaman di rumah, di tanah pekarangan atau dalam pot. Jika pot yang Anda pilih, Anda memerlukan pot berukuran besar, minimal diameternya 60 cm. Lebih baik lagi jika menggunakan pot yang dibuat dari drum bekas. Penggunaan pot yang cenderung berat dan bahannya kuat sangat penting mengingat bobot tanaman ketika berbuah akan sangat berat. Pot yang terlalu kecil dapat terguling. Pot kecil juga tidak tahan lama karena akar dari tanaman ini cukup besar dan menyebar.

Anda juga harus memastikan bahwa di bagian bawah pot terdapat lubang-lubang drainase yang baik. Jika belum ada, Anda harus membuatnya sendiri dengan cara melubangi dasar pot. Siapkan pula media tanam yang terdiri atas tanah humus dan pupuk kandang atau kompos. Campur secara merata, rasio perbandingan kedua elemen seimbang, yaitu 1 : 1. Lebih praktis jika Anda membeli tanah khusus pot yang sudah diformulasi untuk tanaman buah lengkap bersama pupuk organik.

Taburkan pecahan genting atau batu bata di dasar pot sebelum Anda memasukkan media tanam ke dalamnya. Fungsi lapisan pecahan genting/batu bata ini adalah untuk memudahkan air siraman yang berlebih mengalir ke luar melalui lubang-lubang drainase. Jika Anda hendak menanam mangga kelapa di tanah pekarangan, pilih tempat yang tidak ternaungi dan tidak tergenang air. Gemburkan tanah, bersihkan dari gulma dan sisa-sisa tanaman yang terdahulu, singkirkan pula sampah-sampah yang mungkin tertinggal di tanah.

Buat lubang tanam berukuran 60 x 60 x 50 cm dengan jarak tanam dari tanaman lain 8 x 12 m. Isi lubang dengan 1 – 2 blek minyak tanah (sekitar 20 kg) pupuk kandang yang sudah jadi. Diamkan selama beberapa hari hingga pupuk meresap ke dalam tanah.

E. Penanaman mangga kelapa.

1. Penanaman dalam pot.

Menanam-dan-merawat-mangga-kelapa-di-pot-dan-pekarangan-rumah.6

Setelah pot dan media tanam siap, isikan media tanam ke dalam pot hingga setengah bagian atau setengah tinggi pot. Ambil bibit yang telah disiapkan, buka dari polybagnya dengan hati-hati agar media dari persemaiannya tidak pecah dan akar tetap utuh. Letakkan bibit tepat di tengah pot dalam posisi tegak lurus. Timbun kembali dengan sisa media tanam hingga pot hampir penuh, kira-kira menyisakan ruang setinggi 2 cm di bawah bibir pot. Sirami secukupnya untuk memadatkan tanah di sekitar bibit.

2. Penanaman di pekarangan.

Menanam-dan-merawat-mangga-kelapa-di-pot-dan-pekarangan-rumah.7

Buka kembali lubang tanam yang sudah diisi dengan pupuk kandang seukuran polybag dari persemaian. Buka polybag bibit, letakkan bibit di dalam lubang. Timbun kembali dengan tanah galian sambil dipadatkan hingga batang berdiri dengan kokoh dan tidak mudah roboh tertiup angin. Sirami secukupnya agar tanah di sekitar bibit lembap dan memadat.

Baca juga :

E. Penyiraman.

Menanam-dan-merawat-mangga-kelapa-di-pot-dan-pekarangan-rumah.8

Mangga kelapa memerlukan air di masa awal pertumbuhan. Sirami 1 – 2 kali sehari tergantung kondisi cuaca dan kelembapan tanah. Setelah tanaman tumbuh besar dan kokoh, penyiraman cukup memerhatikan cuaca dan kelembapan. Waktu penyiraman disesuaikan dengan waktu pemupukan. Pastikan drainase berjalan dengan baik karena musuh terbesar tanaman ini adalah air yang tergenang. Apabila diperlukan, berikan mulsa berupa daun kering di sekitar batang tanaman. Mulsa dapat membantu menjaga kelembapan tanah, terutama di musim kering.

F. Penyiangan.

Menanam-dan-merawat-mangga-kelapa-di-pot-dan-pekarangan-rumah.9

Sekalipun tampaknya sepele, gulma sangat merugikan mangga kelapa. Selain menjadi pesaing dalam memperoleh nutrisi dan air dari tanah, gulma dapat menjadi inang dari berbagai hama dan penyakit mangga. Bersihkan secara berkala, terutama ketika tanaman masih muda. Selama tanaman masih muda sebaiknya penyiangan di pekarangan dilakukan secara manual dengan mencabuti gulma seperti halnya penyiangan pada tanaman di dalam pot. Gunakan cangkul jika tanaman sudah cukup besar, namun tetap berhati-hati agar tidak sampai melukai akar.

G. Pemupukan.

Menanam-dan-merawat-mangga-kelapa-di-pot-dan-pekarangan-rumah.10

Agar tanaman mangga kelapa Anda tumbuh subur dan cepat berbuah, beri pupuk tambahan. Gunakan pupuk organik khusus atau campuran dari KCl (150 gr), TSP (500 gr), dan urea (200 gr). Dosis ini untuk 4 kali pemberian dalam setahun dengan jeda 3 bulan sekali. Jumlah dapat ditambah sesuai usia tanaman. Biasanya setelah berumur 5 tahun, dosis dapat dikurangi sedikit demi sedikit. Setelah pemberian pupuk, jangan lupa segera menyirami tanaman agar pupuk meresap dan panasnya pupuk tidak mencederai akar.

H. Pemangkasan.

Menanam-dan-merawat-mangga-kelapa-di-pot-dan-pekarangan-rumah.11

Sesudah bibit mencapai 1 m, potong perbatasan bidang pertumbuhan. Tujuannya agar kelak tanaman memiliki percabangan banyak. Sisakan 3 tunas yang paling baik untuk cabang utama. Setelah cabang baru terbentuk sepanjang 1 m, pangkas lagi menyisakan 3 tunas pada setiap cabang. Ulangi langkah hingga akhirnya terbentuk pola cabang 1 – 3 – 9. Setelah terbentuk, pemangkasan dilakukan untuk menjaga tinggi tanaman, memacu pertumbuhan bunga, dan mengatur agar tajuk tidak terlalu rimbun sehingga menutupi bagian bawah tanaman dari sinar matahari.

Kurangnya sinar matahari yang sampai ke bagian bawah tanaman berisiko menimbulkan bibit penyakit akibat kelembapan. Pangkas pula cabang-cabang yang tidak diperlukan, tumbuh tidak normal atau ke arah yang salah, kering atau bahkan mati, dan yang terserang hama atau penyakit. Khusus pada cabang-cabang yang terserang hama dan penyakit, setelah dipangkas segera buang dan bakar agar tidak  menyebarkan hama dan penyakit yang sama ke tanaman lain atau bagian tanaman yang lain.

I. Pemberantasan hama dan penyakit.

Menanam-dan-merawat-mangga-kelapa-di-pot-dan-pekarangan-rumah.13

Hama-hama terpenting pada mangga kelapa, antara lain, kumbang cicade/kumbang penyerbuk (Idiocerus mineosparsus) dan penggerek batang (Cryptorrhynchus sp). Hama-hama ini sangat merusak. Akibat serangannya tanaman dapat mengalami gagal berbuah karena bunganya berjatuhan. Selain itu adapula wereng yang serangannya dapat menurunkan produktivitas tanaman. Buah yang diproduksi menjadi hanya sedikit. Satu lagi yang perlu diwaspadai adalah lalat buah.

Baca juga :

Hama ini dapat ditemui di banyak tanaman buah, menyerang sejak buah masih muda dengan menyuntikkan telur ke dalam buah. Larvanya lalu menggerogoti buah dari dalam. Suntikan imagonya juga menyebabkan kulit buah tampak penuh bercak kecil kehitaman.

Menanam-dan-merawat-mangga-kelapa-di-pot-dan-pekarangan-rumah.14

Serangan kumbang dapat diatasi dengan pemberian insektisida berbahan aktif metomil atau profenofos dengan sistem infus. Wereng dapat diatasi dengan penyemprotan insektisida berbahan aktif sipermetrin dan emamektin. Adapun serangan lalat buah dapat dihindari dengan pembungkusan buah sejak masih muda, kira-kira masih seukuran kelereng. Gunakan bungkus yang terbuat dari kertas tebal berukuran besar atau kantong plastik yang diberi ventilasi.

Pemanfaatan insektisida hendaknya berhati-hati karena banyak efek samping yang ditimbulkan jika penggunaannya berlebihan. Sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan, gunakan biopestisida atau memelihara musuh-musuh alami dari hama mangga kelapa.

Menanam-dan-merawat-mangga-kelapa-di-pot-dan-pekarangan-rumah.15

Penyakit yang sering mengganggu mangga kelapa adalah mati pucuk (dieback), blendok, dan jamur Botryodiplodia. Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh cendawan ini membuat buah mudah busuk di daerah pangkal. Penyakit menginfeksi melalui luka pada tanaman akibat pemangkasan, penyiangan dengan cangkul yang tidak steril, atau sebab-sebab lain. Air hujan yang menggenang menjadi vektor utama penyebaran penyakit, di samping hama seperti kutu putih. Itulah sebabnya mengapa drainase dan sanitasi lingkungan sangat penting.

Untuk membasmi penyakit yang terlanjur menyerang, pangkas dan buang bagian-bagian tanaman yang diserang, bakar untuk mencegah penyebaran lebih lanjut. Bekas pemangkasan atau tempat-tempat di mana terjadi luka pada tanaman diberi olesan larutan lisol 20 – 50% atau benlate 0,3%. Boleh juga menggunakan bubur bourdeaux atau bubur california yang dapat Anda buat sendiri di rumah. Caranya dengan mencampur belerang, kapur, dan air lalu didiamkan semalaman hingga mengendap. Gunakan cairannya untuk mengolesi luka pada tanaman.

J. Panen mangga kelapa.

Menanam-dan-merawat-mangga-kelapa-di-pot-dan-pekarangan-rumah.12

Mangga kelapa mulai belajar berbuah pada umur 2 tahun. Buah dapat dipanen 4 – 5 bulan atau 110 – 115 hari setelah bunga mekar, biasanya di bulan September – Desember. Jika tanahnya benar-benar subur dan tanaman terawat dengan baik, usai panen biasanya tanaman langsung berbunga lagi. Begitu berkelanjutan sehingga di masa produktifnya, panen dapat terjadi sepanjang tahun. Petik buah yang sudah benar-benar tua, ditandai dengan warna kulit buah yang menguning dan pangkal buah sudah melembung secara merata.

Jangan petik buah yang masih terlalu muda dan masih bergetah. Buah yang terlalu muda rasanya sangat asam dan tidak akan melanjutkan proses pematangan di dalam penyimpanan. Pemetikan harus dilakukan dengan hati-hati agar buah tidak jatuh. Hindarkan pula dari getah yang menetes dari pangkal buah atau tangkai karena dapat menurunkan kualitas buah. Diamkan dahulu buah sebelum dikonsumsi. Letakkan pada wadah dalam posisi terbalik, pangkal buah di bagian bawah sampai getahnya habis.

Cuci dahulu untuk menghindari risiko adanya residu dari insektisida yang mungkin menempel. Mangga kelapa dapat dimakan langsung sebagai buah segar, dibuat berbagai minuman atau campuran makanan. Demikian langkah-langkah penanaman dan perawatan mangga kelapa di pot atau di pekarangan agar tumbuh subur dan cepat berbuah. Semoga dapat membantu kesuksesan Anda dalam penanaman dan pemeliharaan tanaman ini di rumah.

Untuk mendapatkan bibit mangga kelapa yang baik, Anda dapat mengunjungi laman kami di www.samudabbit.com atau langsung berkunjung ke kebun pembibitan kami di Perum Bumi Saraswati Desa Gaum Kecamatan Karanganyar Jawa Tengah. Kami menyediakan bibit mangga kelapa dalam bentuk penjualan satuan maupun secara grosir dengan harga yang bersahabat. Kami juga melayani pembelian secara online berikut pengiriman langsung ke alamat tujuan.

Kami sediakan pula berbagai keperluan penunjang keberhasilan Anda dalam bercocok tanam, mulai dari pupuk khusus tanaman mangga sampai alat-alat perkebunan.

Produk terbaru

Rp 150.000 200.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Buah Jambu Farang
Harga Rp 150.000 200.000
Anda HematRp 50.000 (25.00%)
Lihat Detail
Rp 150.000 200.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Buah Sawo Australia (Abiu)
Harga Rp 150.000 200.000
Anda HematRp 50.000 (25.00%)
Lihat Detail
Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Buah Murbei
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 150.000 200.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSamudra Planter Bag Diameter 65 cm / Volume 200 liter
Harga Rp 150.000 200.000
Anda HematRp 50.000 (25.00%)
Lihat Detail
Rp 150.000 200.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPupuk Organik Khusus Tanaman Buah
Harga Rp 150.000 200.000
Anda HematRp 50.000 (25.00%)
Lihat Detail
Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSarung Tangan Serbaguna
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Vanili
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Nangka Merah
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail

Rekening Bank

3270296652 a.n. Dwi Setiawan
138-00-1490645-2 a.n. Dwi Setiawan
0395463300 a.n. Dwi Setiawan
0149-01-044031-50-2 a.n. Dwi Setiawan

Pengiriman