( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0

Tips Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Kakao

Monday, December 3rd 2018.

 Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 1

Kakao masih menjadi komoditas yang menggiurkan untuk dibudidayakan karena semakin tingginya permintaan pasar untuk memenuhi kebutuhan bahan baku coklat. Akan tetapi, makin banyak pula tantangan dalam pembudidayaan kakao ini. Salah satunya adalah serangan hama dan penyakit. Kerugian yang ditimbulkan akibat serangan hama dan penyakit ini tidak hanya berkaitan dengan materi, tetapi juga waktu dan tenaga.

Belum lagi semangat dan cita-cita untuk menjadi petani yang sukses. Agar terhindar dari kerugian besar akibat serangan hama dan penyakit pada tanaman kakao Anda, kenali jenis-jenis hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman kakao berikut cara-cara penanggulangannya berikut ini.

 

Hama

  1. Ulat kilan (Hyposidra talaca dan Hyposidra infixaria)

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 11

Hama ini termasuk dalam famili Geometridae, berwarna coklat kehitaman dengan bintik putih. Bergerak dengan cara berjingkat seperti tangan mengilan. Menyerang tanaman pada umur 2 – 4 bulan dengan memakan pucuk-pucuk daun yang masih muda. Pada serangan berat, daun muda yang terserang hama ini hanya tinggal urat daunnya saja. Hama ini dapat ditanggulangi dengan cara mekanis, pemberian insektisida nabati, atau penyemprotan insektisida kimia.

Cara mekanis adalah dengan mencari dan membunuh ulat satu per satu, membersihkan lingkungan kebun, menyingkirkan tanaman-tanaman yang dapat menjadi inang, dan membuang serta membakar tanaman yang sudah terserang. Penanganan dengan insektisida nabati adalah dengan memanfaatkan ekstrak daun mimba yang disemprotkan pada tanaman kakao. Sedangkan untuk penanganan secara kimiawi dapat menggunakan insektisida berbahan aktif deltametrin, sihalotrin, chlorpyrifos, dan sipermetrin.

  1. Ulat jaran/kuda (Dasychira inclusa)

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 12

Hama yang lebih sering kita kenal dengan sebutan ulat bulu ini termasuk dalam famili Limanthriidae. Ciri khususnya adalah memiliki bulu-bulu gatal pada bagian dorsalnya yang menyerupai bentuk bulu/rambut pada leher kuda. Warnanya coklat atau coklat kehitaman. Sama seperti ulat kilan, hama ini juga menyerang daun kakao yang masih muda hingga tinggal tulangnya yang tersisa. Pengendaliannya secara mekanis dengan menjaga sanitasi kebun, membuang dan membakar bagian tanaman yang diserang, serta mengutip larva/ulat dan memusnahkannya.

Baca juga :

Untuk cara alami dapat menggunakan parasitoid, mikroorganisme patogen, atau musuh alami yang merupakan predator hama ini, seperti Apanteles mendosa dan Carcelia spp.. Adapun insektisida kimiawi yang efektif memberantas hama ini berbahan aktif sipermetrin, profenofos, sihalotrin, fipronil, dimetoat, dan abamectin.

  1. Ulat matahari/srengenge/api (Parasa lepida dan Ploneta diducta)

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 13

Disebut demikian karena apabila tersentuh akan menimbulkan rasa gatal yang membakar seperti terkena percikan api. Ulat ini berwarna hijau cerah dan ukurannya cukup besar. Serangan tertinggi pada daun muda, kuncup yang merupakan pusat kehidupan tanaman, dan bunga yang masih muda. Serangan hama ini dapat menimbulkan akibat yang sangat besar dalam waktu singkat sebab dilakukan bergantian oleh dua spesies yang siklus hidup dan masa berkembangnya berbeda ini. Siklus hidup Ploneta diducta lebih panjang satu bulan daripada Parasa lepida.

Cara pengendaliannya secara mekanis sama seperti cara pembasmian ulat pada umumnya, tetapi harus lebih berhati-hati karena racun ulat ini dapat sangat berbahaya. Untuk pengendalian secara alami dapat memanfaatkan musuh alami, seperti kepik dan lalat parasit. Adapun pengendalian secara kimiawi dapat menggunakan insektisida berbahan aktif sipermetrin dan chlorpyrifos.

  1. Kutu kapas/kutu putih (Pseudococcus lilacinus)

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 15

Ciri dari hama ini adalah berwarna putih dengan lapisan lilin dan menghasilkan embun madu yang menjadi tempat hidup dari cendawan jelaga. Hama ini mengisap cairan tanaman, mengakibatkan infeksi pada pangkal buah di tempat yang terlindung, kerusakan kemudian menjalar ke bagian buah yang masih kecil, buah muda rontok atau perkembangannya terhambat, akhirnya mengering, dan mati. Pengendalian secara mekanis adalah memangkas dan membakar bagian tanaman yang diserang, serta menjaga sanitasi lingkungan.

Penanganan secara alami dengan memanfaatkan musuh alami, seperti semut hitam, predator (Scymus sp., Cryptolacmus montrouzieri, atau Leptomastidae abnormis), dan parasit (Coccophagus pseudococci atau Empusa fresenii). Pembasmian secara kimiawi dapat menggunakan insektisida berbahan aktif profenofos.

  1. Kakao mot/ngengat buah (Pseudococcus lilacinus)

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 14

Hama ini merupakan anggota dari famili Lithocolletidae. Hama ini meletakkan telurnya yang berwarna jingga di permukaan kulit buah. Telur-telur itu kemudian menetas dalam 7 hari menjadi larva. Menyerang buah kakao muda, menyebabkan kulit buah berwarna kuning pucat, biji di dalam buah tidak dapat mengembang dan lengket. Pengendaliannya secara mekanis adalah dengan menjaga sanitasi kebun dan menyelubungi buah dengan kantung plastik yang bagian bawahnya tetap terbuka (sistem kondomisasi).

Cara alami adalah dengan melepaskan musuh alami ngengat, seperti semut hitam, dan penyemprotan jamur antagonis Beauveria bassiana.

  1. Penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella)

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 16

Hama ini meletakkan telurnya pada alur kulit buah kakao ketika matahari terbenam. Setelah telurnya menetas, larva yang keluar dari telur itu menyerang buah kakao. Biasanya buah yang diserang adalah yang berukuran panjang 8 cm dengan gejala masak awal, yaitu kulit buah tampak belang kuning-hijau atau kuning-jingga dan terdapat lubang gerekan bekas keluarnya larva. Apabila buah dibelah, tampak biji-bijinya saling melekat dan berwarna kehitaman. Ukuran buah tidak berkembang, menjadi lebih kecil dari ukuran normalnya. Jika digoyang tidak berbunyi.

Untuk membasmi hama ini diperlukan sistem pengendalian hama terpadu yang meliputi cara mekanis dan kimiawi. Cara mekanis meliputi karantina atau pencegahan masuknya bibit tanaman kakao dari daerah yang terserang. Pemangkasan bentuk dengan membatasi tinggi tajuk maksimal 4 m sehingga memudahkan saat pengendalian hama dan panen, pengaturan cara panen dengan melakukan panen sesering mungkin (7 hari sekali).

serta memasukkan buah ke dalam karung sementara kulit buah dan sisa-sisa panen lainnya dibenamkan ke dalam tanah, serta penyelubungan buah (kondomisasi) menggunakan kantung plastik. Penyelubungan buah ini selain dapat menekan serangan ngengat hingga 95 – 100%, juga dapat mencegah serangan hama lainnya, seperti Helopeltis dan tikus. Adapun cara kimiawi menggunakan insektisida berbahan aktif deltametrin, sihalotrin, dan buldok dengan volume semprot 250 liter/Ha. Frekuensi penyemprotan 10 hari sekali.

  1. Kepik pengisap buah (Helopeltis spp.)

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 17

Hama ini memiliki telur berwarna putih berbentuk lonjong yang diletakkan pada tangkai buah, jaringan kulit buah, tangkai daun muda, atau ranting. Menetas dalam 6 – 7 hari. Setelah dewasa menjadi serangga berwarna jingga dengan bagian belakang berwarna hitam atau kehijauan bergaris putih. Ketika masih berupa nimfa tidak bersayap dan setelah dewasa memiliki dua pasang sayap. Nimfa dan hama dewasa menyerang buah dengan cara mengisap cairannya menggunakan semacam jarum yang ada di bagian tengah tubuhnya.

Buah yang diserang tampak memiliki bercak cekung berwarna coklat kehitaman dengan ukuran relatif kecil (2 – 3 mm). Letaknya cenderung di ujung buah. Serangan pada buah yang masih muda dapat menyebabkan buah kering dan mati. Kalaupun buah muda yang diserang tersebut dapat terus tumbuh, permukaan kulitnya menjadi retak dan berubah bentuk. Serangan pada pucuk atau ranting menyebabkan daun layu, gugur, diikuti ranting yang juga layu, mengering, dan meranggas.

Pengendalian yang efektif menggunakan insektisida berbahan aktif klorfenapir dan sipermetrin. Penerapannya di areal yang terbatas apabila serangan masih di bawah 15%, namun apabila serangan di atas 15% maka insektisida diterapkan secara menyeluruh. Penyemprotan insektisida yang efektif dilakukan pada pukul 18.00 – 22.00. Cara lain adalah dengan pengendalian biologis atau alami, yaitu memanfaatkan semut hitam sebagai musuh alami kepik. Buatlah sarang semut dari daun kakao kering atau daun kelapa yang diletakkan di atas jorket dan diolesi gula.

  1. Kumbang perusak daun coklat (Adoretus compresus WEP)

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 18

Kumbang ini berukuran sekitar 1 cm, berwarna coklat kehitaman. Siklus hidupnya antara 70 – 75 hari. Memakan daun-daun muda tanaman coklat mulai dari bagian tengah daun. Untuk mengendalikannya dapat menggunakan musuh alaminya, yaitu cendawan Metarrhizium, lalat Philodicus javanus, dan parasit Prosena sp.. Pengendalian secara kimiawi dapat menggunakan insektisida berbahan aktif betasilfutrin, klorfenapir, asefat, sihalotrin, chlorpyrifos, klorantraniliprol, fipronil, diazinon, atau deltametrin.

 

Penyakit

  1. Busuk buah

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 19

Penyakit ini disebabkan oleh jamur Phytopthora palmivora. Buah yang terserang berbercak kehitaman mulai dari ujung atau pangkal buah, menjadi basah dan busuk. Sporangium jamur disebarkan oleh percikan air hujan atau terbawa oleh semut, tikus, tupai, dan siput. Berkembang cepat di kebun yang curah hujannya tinggi dan kondisinya sangat lembap. Pengendalian secara mekanis meliputi sanitasi kebun dengan cara memetik semua buah busuk lalu membenamkannya ke dalam tanah sedalam 30 cm setelah ditaburi dengan Trichoderma sp..

Kemudian, melakukan kultur teknis dengan pengaturan dan pemangkasan pohon pelindung sehingga tingkat kelembapan kebun menurun. Gunakan bibit kakao yang berasal dari klon yang tahan hama dan penyakit. Adapun cara kimiawi adalah dengan menyemprotkan fungisida berbahan aktif benomyl,  mankozeb, atau tembaga. Frekuensi penyemprotan 2 minggu sekali. Tindakan pencegahan dapat dilakukan dengan penyemprotan jamur Trichoderma sp. 200 g/liter air atau pemberian fungisida Cu pada bibit.

  1. Jamur upas

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 20

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Upasia salmonicolor dan Cortisium salmonicolor yang menyerang batang dan cabang. Penyebab utama adalah kurangnya kebersihan kebun dan minimnya pemangkasan. Jamur ini disebarkan oleh basidiospora yang terbawa angin. Bersifat polifag dengan inang tanaman karet, kopi, teh, kina, dan tanaman keras lainnya. Tanaman pelindung dari jenis Tephrosia candida (polong-polongan) dapat menjadi sumber infeksi karena sangat peka terhadap jamur ini. Kelembapan yang tinggi turut membantu penyebaran penyakit ini.

Gejala awal terlihat pada sisi bagian bawah cabang dan ranting. Jamur mula-mula membentuk miselium tipis mengilat seperti sutra/perak, mirip sarang laba-laba. Pada fase ini jamur belum masuk ke jaringan kulit. Kemudian terbentuklah kerak berwarna merah muda (salem) yang terdiri atas lapisan basidia, pada fase ini kulit di bawah kerak mulai membusuk. Selanjutnya, terbentuk piknidia yang berwarna merah tua, biasanya terdapat pada sisi yang lebih kering.

Pada bagian ujung cabang yang sakit, daun-daun layu mendadak, banyak yang masih tetap melekat pada cabang padahal sudah kering. Pengendalian mekanis dengan pemangkasan teratur serta memotong batang/cabang yang terkena serangan penyakit pada bagian yang masih sehat, lalu bakar atau pendam. Pengendalian dengan fungisida caranya adalah mengerok bagian batang/cabang yang diserang untuk membersihkan miselium kemudian mengolesinya dengan fungisida nabati.

Baca juga :

Apabila penggunaan fungisida nabati tidak berhasil, barulah oleskan fungisida kimia berbahan aktif tridemorf atau tembaga konsentrasi 10%. Agar hasil pengolesan lebih merata dan tidak mudah hilang terbawa air hujan, tambahkan surfaktan dalam tiap dosis. Hilangkan atau musnahkan sumber infeksi di dalam atau di luar kebun.

  1. Kanker batang

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 21

Penyakit ini disebabkan oleh jamur Phytopthora palmonivora. Gejalanya pada batang dan cabang besar terdapat bagian yang warnanya lebih gelap, sering mengeluarkan cairan berwarna merah yang tampak seperti lapisan karat pada permukaan kulit. Jika kulit luar dikorek, tampak kulit bagian dalam berwarna merah kecoklatan. Penyakit ini meluas dengan cepat dan merusak kulit produktif. Tidak langsung menginfeksi batang yang sehat, kecuali ada luka, misalkan terkena gesekan serangga.

Penyebaran juga dapat terjadi karena terkena percikan air hujan, sentuhan langsung dengan buah yang terkena busuk buah, terbawa oleh hewan seperti semut dan tupai, dan terbawa oleh tiupan angin. Berkembang di kebun dengan kelembapan dan curah hujan tinggi atau sering tergenang akibat drainase yang kurang baik. Cara pengendaliannya adalah dengan mengupas kulit batang yang terserang dan membusuk hingga batas yang sehat, balurkan air perasan kunyit atau fungisida berbahan aktif tembaga kontak.

Serangan yang sudah sangat akut ditangani dengan pembongkaran tanaman yang terserang dan memusnahkan bagian yang terserang dengan cara ditimbun atau dibakar.

  1. Penyakit pembuluh kayu (vascular streak dieback/VSD)

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 22

Penyakit ini disebabkan jamur Oncobasidium theobromae, menyebar melalui basidiospora. Perkembangannya sangat dibantu oleh kelembapan dan curah hujan yang tinggi. Gejalanya, daun menguning dengan bercak hijau, terutama daun kedua dan ketiga dari titik tumbuh. Apabila bekas dudukan tangkai daun disayat tampak tiga bintik coklat kehitaman. Jika ranting yang sakit dibelah membujur akan terlihat garis-garis coklat pada kayu atau jaringan xylem. Lenti sel membesar, daun menguning, lalu gugur. Ranting menjadi gundul dan akhirnya mati.

Serangan pada tanaman muda dapat mengakibatkan kematian, sementara serangan pada tanaman dewasa akan menghambat pertumbuhan dan menurunkan produksi. Untuk mengatasi penyakit ini diperlukan pengendalian terpadu. Potong semua ranting yang sakit sampai 30 cm ke arah bagian yang sehat. Lindungi tunas muda dengan fungisida sistemik berbahan aktif azoxytrobim dan defanoconazol. Optimalkan fungsi pelindung, pemupukan, dan pemangkasan.

Pengendalian jangka panjang adalah melakukan sambung samping menggunakan klon yang tahan terhadap penyakit VSD.

  1. Jamur akar

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 23

Penyakit ini disebabkan oleh Phellinus noxius (jamur akar coklat), Rigidopamus lignosus (jamur akar putih), dan Ganoderma pseudoforeum (jamur akar merah). Gejalanya, seluruh daun layu serentak, menguning, gugur, dan tanaman mati. Penularan melalui kontak akar dengan yang sakit. Cara pengendaliannya, yaitu bongkar tanaman yang sakit sampai ke akar, lalu bakar. Taburkan 300 gram belerang dan 500 gram Trichoderma sp. pada lubang bekas bongkaran.

Jangan ditanami lagi selama 2 tahun. Buat parit isolasi sedalam 80 cm, lebar 30 cm, pada batas satu baris di luar tanaman yang sakit untuk mencegah penularan. Bersihkan tanaman di sekitar pohon yang sakit, taburkan 300 gram kapur di bagian piringan pohon, lanjutkan dengan penyiraman 60 gr urea per 2 liter air. Usai penaburan kapur dan penyiraman urea, kembalikan serasah seperti semula.

Pusat Distributor Grosir Eceran Jual Bibit Kakao Langka online murah di kota kabupaten 4

Demikian tips pengendalian hama dan penyakit pada tanaman kakao. Semoga bermanfaat bagi Anda dalam mewujudkan pembudidayaan kakao yang sukses. Untuk mendapatkan bahan-bahan pengendali serangan hama dan penyakit,

Anda dapat menghubungi kami di www.samudrabibit.com atau mengunjungi kami langsung di kebun bibit kami di Perumahan Bumi Saraswati, Gaum, Tasikmadu, Karanganyar.

Kami juga menyediakan pupuk olahan yang sudah mengadung bahan-bahan pencegah serangan hama dan penyakit untuk berbagai jenis tanaman, selain bibit dan benih tanaman yang berkualitas baik.

Produk terbaru

Rp 50.000 75.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBenih Pepaya PCJ
Harga Rp 50.000 75.000
Anda HematRp 25.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 150.000 300.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Sawo Manila
Harga Rp 150.000 300.000
Anda HematRp 150.000 (50.00%)
Lihat Detail
Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Jambu Kristal
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 150.000 200.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Rambutan Binjai
Harga Rp 150.000 200.000
Anda HematRp 50.000 (25.00%)
Lihat Detail
Rp 150.000 200.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Buah Belimbing Bangkok Merah
Harga Rp 150.000 200.000
Anda HematRp 50.000 (25.00%)
Lihat Detail
Rp 150.000 250.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPestisida Organik Ramah Lingkungan GigaGreen
Harga Rp 150.000 250.000
Anda HematRp 100.000 (40.00%)
Lihat Detail
Rp 100.000 150.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTanaman Mahkota Dewa
Harga Rp 100.000 150.000
Anda HematRp 50.000 (33.33%)
Lihat Detail
Rp 150.000 200.000
Order Sekarang » SMS : 0823-1087-4445
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPupuk Organik Khusus Tanaman Jeruk
Harga Rp 150.000 200.000
Anda HematRp 50.000 (25.00%)
Lihat Detail

Rekening Bank

3270296652 a.n. Dwi Setiawan
138-00-1490645-2 a.n. Dwi Setiawan
0395463300 a.n. Dwi Setiawan
0149-01-044031-50-2 a.n. Dwi Setiawan

Pengiriman